MADINA-Zonadinamikanews.Bukti keterlibatan oknum TNI dalam aksi perusakan alam melalui Pertambangan Emas Tanpa Ijin PETI di Kabupaten Mandailing Natal makin terbuka. Menyusul terkuaknya sebuah transaksi uang yang di kirimkan kepada terduga adalah oknum TNI, sebesar Rp.10 juta
Sorotan publik beberapa bulan terakhir ini, bahwa maraknya pemberitaan media atas keterlibatan beberapa Oknum TNI yang di duga turut terlibat langsung atau pasang badan untuk membackup kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin PETI di Kabupaten Mandailing Natal.
Terbaru beredar bukti transaksi transferan uang Rp.10.000.000 ke atas nama Muhamad Hasbi Harahap yang di duga sebagai anggota TNI, uang tersebut di transfer oleh Dame Pemilik PETI, dan uang tersebut sebagai dana kordinasi rutin atau setoran rutin, demi kelangsungan aksi kejahatan PETI.
Istri dari dame pemilik PETI pada sejumlah media mengakui bahwa pihak aktif melakukan transaksi ke sejumlah oknum TNI sebagai dana kordinasi.
“Kami aktif melakukan transaksi sebagai dana kordinasi kepada oknum-oknum TNI, salah satunya ke Hasbi Harahap, ini ada bukti transaksi, mereka minta Rp.10.000.000 dan kami transfer” ucap istri dame saat di temui di rumahnya seraya menunjukkan bukti transaksi tersebut.
Media ini belum mendapatkan klarifikasi dari Hasbi Harahap yang diduga sebagai anggota TNI, karena pesan klarifikasi yang di kirimkan media ini melalui pesan singkat, belum di balas.
Salah seorang masyarakat kecamatan lingga bayu kepada Ismed Harahap Ketua DPW IJEN Sumut Senin 4/05/26 Via WA jelas terdengar dalam rekaman audio yang dikirim bahwa Para pelaku PETI di kecamatan Batang Natal dan Kecamatan Lingga Bayu memberikan setoran uang kepada beberapa oknum TNI yang di duga sebagai pengaman atau Payung dalam dalam praktek kegiatan yang bertentangan dengan Hukum tersebut
Ketua DPW IJEN Sumut Ismed Harahap mengatakan,Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin PETI adalah salah satu bentuk Ilegal Mining yang sudah jelas bertentangan dengan Hukum,dan sudah jelas kita ketahui bahwa Presiden Indonesia Bapsk Prabowo Subianto tidak akan mentolerir bagi siapun setiap anggota TNI maupun Polri yang terlibat dalam kegiatan tersebut diatas dan begitu juga Panggil TNI Jenderal Agus Subiyanto , telah berjanji akan memecat langsung Oknum Oknum TNI Yang terlibat dalam kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin PETI
Ismed Harahap juga menyampaikan demi untuk membersihkan nama baik TNI kita meminta kepada Pangdam l/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendi Antariksa sebelum masalah ini mencuat ke Istana Presiden atau pun ke Panglima TNI,agar segera menertibkan oknum TNI yang di duga menjadi beck up PETI di seluruh kabupaten Mandailing Natal dan apabila nanti terbukti supaya memberikan sangsi sesuai dengan Hukum yang berlaku
Seharusnya TNI dan Rakyat bersama sama di dalam hal kebaikan demi membangun Daerah Kabupaten Mandailing Natal yang lebih maju dan Tertib serta Kondusif bukan malah sebaliknya yaitu merongrong, atau turut mengambil bagian dalam hasil bumi Kabupaten Mandailing Natal yang ilegal yang di duga akan menimbulkan masalah besar nanti, “pungkasnya”. (tim)











