Padang Pariaman-Zonadinamikanews.com,-Sekretaris Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman diduga menggunakan Dana Desa dan tidak transparan menjadi sorotan masyarakat.
Berdasarkan rincian uraian laporan yang tertuang dalam data Dana Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu tahun 2024 relisasinya tidak sesuai dengan laporan data fisik terindikasi fiktif.
Alokasi Dana Desa/Nagari
1. Keadaan Mendesak 65 KK Jumlah Kejadian Keadaan Mendesak BLT Bln Juli s/d September Rp 58.500.000
2. Keadaan Mendesak 65 KK Jumlah Kejadian Keadaan Mendesak BLT Bln Juni Rp 19.500.000
3. Keadaan Mendesak 65 KK Jumlah Kejadian Keadaan Mendesak BLT bln Jan s/d Mei Rp 97.500.000
4.Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** 200 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani pembukaan jalan menuju lakuak ayia badia Rp 63.889.000
5.Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** 100 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani jalan usaha tani dari surau anjuang ke lakuak sikajuik Rp 31.041.000
6.Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** 365 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani jalan dari koto tangkuak ke durian kunik Rp 123.720.000
7. Pembangunan/Rehabilitasi/ Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** 600 METER (M) Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani jalan taratak ke bukik siriah Rp 124.960.000
8.Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** 1.000 METER (M) Pembangunan Jalan Usaha Tani pembukaan jalan dan peningkatan sungai sirah ke guguak Rp 111.975.000
9. Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 1 PAKET Terselenggaranya Operasional Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa Lainnya insentif KPM Rp 1.800.000
10. Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 16 UNIT Makanan Tambahan PMT untuk lansia Rp 9.600.000
11. Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 16 UNIT Makanan Tambahan PMT Untuk Yandu Rp 9.600.000
12. Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 90 ORANG Jumlah Ibu Hamil insentif kader posyandu Rp 54.000.000
13. Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) 16 ORANG Jumlah Lansia insentif kader posbindu Rp 9.600.000
14. Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) 1 PAKET Operasional PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa Insentif Guru TPA Rp 54.000.000
15. Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa 1 PAKET Dukungan Penyelenggaraan pencegahan dan penanggulangan kerawanan sosial Operasional Pemerintahan Nagari Rp 6.540.000
16. Pemeliharan Saluran Irigasi Tersier/Sederhana 1 UNIT Pemeliharan Saluran Irigasi Tersier/Sederhana pemeliharaan irigasi alahan kiau Rp 58.930.000
17. Pemeliharan Saluran Irigasi Tersier/Sederhana 1 UNIT Pemeliharan Saluran Irigasi Tersier/Sederhana pemeliharaan irigasi batang simulau Rp 59.937.000.
Dari beberapa poin di atas adanya dugaan kegiatan yang fiktif dan mark up namun bisa lolos dari pemeriksaan Inspektorat, hal inilah yang membuat pertanyaan di tengah tengah masyarakat Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu saat ini dan masyarakat meminta kepada APH untuk mengaudit dan memeriksa Sekretaris secepatnya tanpa pandang bulu.
Untuk itu diharapkan oleh masyarakat kepada pihak penegak hukum, Inspektorat, tipikor polri maupun Kejaksaan agar dapat memeriksa atau memanggil Sekretaris Nagari, tersebut terkait dengan ada nya dugaan Fiktif dan Mark up anggaran.
Terungkap nya hal ini, dikarenakan bermula dari adanya laporan masyarakat ke media, mengindikasikan banyak sekali dugaan kegiatan Dana Nagari 2024 belum terealisasi hingga saat ini ,adanya sejumlah kegiatan fiktif dan mark up yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. langkah selanjutnya Sekretaris Nagari akan dilaporkan oleh Lembaga swadaya masyarakat GPRI.
MANTAN WALI NAGARI MEMBANTAH
Mantan wali nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu, yang saat ini menjabat menjadi Anggota DPRD, dengan tegas mengatakan “saya sudah mengundurkan diri sejak pengujung tahum 2023”. Ucapnya.
Nantinya segala sesuatu pengelolaan dana nagari bukan lagi haknya, dan mutlak urusan PJ dan sekretaris nagari
Sementara via WhatsApp sekretaris Nagari mengatakan terkait dana ini yang bertanggung jawab adalah wali korong, bukan saya. Ucapnya.
Kenapa Sekretaris Nagari mengatakan bahwa itu tanggung jawab wali korong? Sedangkan saat ini Sekretaris adalah Kuasa Mengguna Anggaran.
Informasi yang didapat dilapangan, Pihak Nagari, mulai dari Sekeretaris hingga staf selalu menerima Fee pada setiap proyek yang ada di Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu.
Salah satu tindak pidana yang lazim terjadi di setiap daerah tapi jarang terungkap adalah pemberian hadiah atau fee proyek oleh kontraktor kepada penyelenggara negara. Kebiasaan tidak baik ini seolah menjadi tradisi bahkan menjadi kewajiban melekat pada kontraktor jika ingin mendapatkan paket pekerjaan. Nilainya pun sangat fantastis bahkan mencapai 10 hingga 15 persen dari nilai paket yang akan dikerjakan.
Tentunya perbuatan oknum ini sangat merugikan masyarakat karena akan berpengaruh pada kualitas pekerjaan. Karena, untuk mendapat keuntungan si kontraktor pasti akan mengurangi kualitas ataupun volume pekerjaan untuk menutup kekurangan biaya yang telah dikeluarkan untuk membayar fee proyek. Atau bisa saja kualitas pekerjaan tetap terjaga tapi biaya yang dikeluarkan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut melebihi dari standar. Modus kecurangan bisa saja dimulai sejak dari perencanaan awal. Seperti, markup atau penggelembungan estimasi anggaran agar fee yang dibayarkan oleh kontraktor tidak berpengaruh pada kualitas pekerjaan dan aman di mata publik.
Kebobrokan ini memang sulit diungkap jika tidak ada keseriusan dari APH (Aparat Penegak Hukum), bahkan tidak jarang oknum APH pun ikut bermain di belakang layar dari skenario yang merugikan rakyat itu. (Z).











