Padang-Zonadinamikanews.com,- Kepala sekolah MTsN 4 Padang Pariaman memilih diam saat di konfirmasi terkait alokasi Dana APBN tahun 2024 yang di kucurkan oleh pemerintah pusat, guna mendukung kegiatan sekolah.
Dana tersebut masuk program Bantuan Operasional Sekolah (BOS ).
Selain penggunaan dana tersebut diduga mark up, juga larangan jual LKS pun ditabrak pihak sekolah, sebab MTsN 4 Padang Pariaman, dengan merasa tidak berdosa, bahwa LKS tersebut di jual ke siswa, sementara LKS tersebut di beli pakai uang negara dan untuk diberikan pada siswa secara cuma-cuma, namun faktanya, pihak MTsN 4 Padang Pariaman menjualnya dengan harga tinggi.
Berdasarkan data yang di dapatkan media ini, dana alokasi yang diduga Mark up tersebut pada kegiatan TANPA SUB KOMPONEN Rp. 41.914.000, Belanja Modal Peralatan dan Mesin yang menggunakan anggaran Rp. 122.350.000, Dukungan Manajemen Pendidikan dan Pelayanan Tugas Teknis Lainnya Pendidikan Islam TANPA SUB KOMPONEN 53.812.000, Pengelolaan dan Pembinaan Pendidikan Madrasah HONOR PEGAWAI TIDAK TETAP ( PTT ) 80.200.000, Pengelolaan dan Pembinaan Pendidikan Madrasah KEGIATAN LOKAKARYA 66.465.000, Pengelolaan dan Pembinaan Pendidikan Madrasah BELANJA KEPERLUAN PERKANTORAN 75.291.000.
Ketika di konfirmasi melalu Via WhatsApp dan Telfon dengan Kepala Sekolah MTsN 4 Padang Pariaman hingga saat ini tidak ada respon dan Jawaban. (Z)













