MOJOKERTO-Zonadinamikanews. Berdasarkan usulan Pemkab Mojokerto bantuan rekontruksi Jembatan Bubak yang di taksir senilai 10Milyar, Kegiatan Rekontruksi Jembatan Bubak ds Kedungpen, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, tahun anggaran 2025 UPT jalan dan jembatan Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan PT Kemuning Yona Pratama, dengan nilai kontrak Rp12.166.287.995.76. dengan di awasi jasa pengawas CV Pandu Nagari, didampingi PT Bhakti Persada, KSO. Dituding adanya dugaan kuat konspirasi unsur kesengajaan yang berakibat merugikan negara dengan mengurangi nilai item material.
Hal ini disampaikan Rahmad pemerhati lingkungan antikorupsi secara tegas,” Dari awal Pemkab Mojokerto mengajukan usulan bantuan ke Pemprov tantang rekontruksi Jembatan Bubak yang ditaksir senilai 10Milyar Rupiah, dan terlaksana senilai Rp12Milyar lebih, kegiatan ini sudah terlihat adanya itikad buruk, dari ukuran pembesian, kedalaman stros, serta kurangnya dari 7 alat mesin yang seharusnya digunakan sudah ada dalam daftar alat, juga tidak ada rambu terpasang, bukan itu saja, seperti spesi pondasi pasangan batu kali tidak padat, sebagian bahan material batu hasil dari galian di lokasi kegiatan, tak kalah menarik lampu gantung yang hanya di pasang beberapa biji (setengah jembatan), juga tidak adanya RGB Solar Road Stud, sangat terlihat bahwa anggaran jasa konsultan pengawas hanyalah jasa pengawas bayangan atau emblem saja, karena tidak mampu menjamin kualitas mutu kegiatan fisik kontruksi, hal hal seperti inilah yang menjadi potensi kerugian negara, dan selayaknya wajib di tindak lanjuti secara tegas.” Ungkap Rahmad.
Tuduhan penyimpamgan tersebut, dikuatkan hasil konfirmasi yang saling lempar, ke Alief Akbari, ST.MM Kepala UPT JJ mengarahkan ke PPK,
Pejabat Pembuat Komitmen Wilayah I Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto, Tri Cahyo Utomo, S.T., M.T, menjawab secara tertulis lewat mesengernya,” Terimakasih atas konfirmasinya. kami mendapatkan perhatian, hal tersebut memang tertuang pada defectlist pekerjaan pembangunan Jembatan bubak. Dan untuk unit lampu sedang di Tarik untuk dilakukan Pembenahan oleh kontraktor karena adanya Kesalahan Teknis, sedang dinding penahan dilapangan juga masih dilaksanakan pemeliharaan oleh rekanan kontraktor. Adapun untuk keterangan lebih lanjut monggo menghub direktur PT Kemuning atau kepala UPT PJJ Mojokerto.” Jawaban Cahyo yang dilempar kembali ke Kepala UPT PJJ, belum ada jawaban kepastian, hingga berita ini di tayangkan.
(dr)












