KOTA SIBOLGA-Zonadinamikanews.com. Seakan hukum tidak berlaku di kota Sibolga sehingga para cukong judi tembak ikan merasa kebal hukum, dan oknum cukong diduga membayar mahal pada oknum penegak hukum demi kenyamanan aksinya.
Memperhatikan akan darurat praktek judi tembak ikan semakin membunuh mental masyarakat Sibolga, akhirnya sejumlah aktivis yang bergabung dalam LSM dan Wartawan akan menggelar aksi, guna menghancurkan para cukong judi tembak ikan tersebut.
Praktek judi tembak ikan yang beroperasi di Jl. Ahmad Yani kota Sibolga, membuah sejumlah aktivis dan masyarakat semakin gerah.
Aksi geruduk lokasi judi tembak ikan yang tadinya akan di gelar tanggal 2 Juni 2025 jam 10 wib ke Polres Sibolga, namun tertunda.
Tertundanya aksi tersebut diduga akibat adanya penyusup untuk melakukan lobi-lobi pada oknum juragan judi tersebut.
Herbert dengan tegas mengatakan bahwa aksi untuk meminta pihak polres sibolga untuk melakukan penutupan praktek judi tersebut.
“Dengan penuh ketegasan, saya tetap lakukan aksi besok dan siap menanggung resiko apapun ” jangankan ditangkap ” ditembak mati pun saya besok siap ,sebab aku sebagai penanggung jawab tidak pernah menanda tangani pembatalan ya ” Tegas Herbet.
Ditembak mati pun saya siap katanya dihadapan Kasat intel Firman Tampubolon, tidak satupun yang dapat menghalangi saya untuk demo,sebab tujuan saya untuk mencegah generasi muda dari praktek perjudian yang dapat merusak generasi muda” ,katanya dengan tegas.
(CIJES)









