ADVERTISEMENT
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI
  • Login
ZonaDinamikaNews
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
ZonaDinamikaNews
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
Home Bidik

Material Untuk Proyek Bendungan Irigasi Aek Mandosi Toba Diduga dari Tambang Ilegal

Semen Tak Sesuai Spesifikasi & Pekerja Tanpa Body Harnes

zonadinamikanews by zonadinamikanews
5 September 2026
in Bidik
A A
0
230
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TOBA —Zonadinamikanews. Proyek pembangunan bendungan irigasi di Desa Patane IV, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 dengan pagu anggaran Rp1.182.375.000, kini dipertanyakan serius pelaksanaannya. Sejumlah kejanggalan mencuat mulai dari sumber material, kesesuaian spesifikasi bahan, hingga kelalaian standar keselamatan kerja yang sangat memprihatinkan.

Warga setempat, AS, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan dugaan kuat bahwa material batu cadas yang digunakan dalam proyek tersebut diduga berasal dari tambang ilegal.

BacaJuga ...

Dugaan Pungli Berkedok SPP di SMAN 21 Medan, Rp 160 Ribu/Siswa

Oknum Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Diduga Dalangi Pungli di SMAN 21 Medan

2 jam ago
Kontraktor di Proyek Irigasi Silaen Diduga Pakai Material Bekas Demi Raup Untung

Kontraktor di Proyek Irigasi Silaen Diduga Pakai Material Bekas Demi Raup Untung

1 hari ago
Konsultan Pengawas CV. Bina Karya Konsultan Terindikasi Merekayasa Dokumen Laporan

Konsultan Pengawas CV. Bina Karya Konsultan Terindikasi Merekayasa Dokumen Laporan

2 hari ago

“Batu cadas yang dipakai di sini diduga diambil dari arah Siregar, Aek Nalas, Kecamatan Uluan. Yang jadi masalah, lokasi pengambilan itu diduga tidak memiliki izin pertambangan sama sekali. Bagaimana proyek pemerintah bisa menggunakan bahan baku yang sumbernya tidak jelas dan kemungkinan hasil eksploitasi liar?” tegas AS.

Jika dugaan ini benar, maka proyek tersebut tidak hanya bermasalah secara teknis, melainkan juga melanggar hukum terkait pengelolaan sumber daya alam dan tata kelola pertambangan. Penggunaan material dari tambang tanpa izin berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara.

Semen Tidak Sesuai RAB: Kualitas Bangunan Dipertanyakan

Kejanggalan kedua yang paling mencolok adalah penggunaan jenis semen. Dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), seharusnya digunakan Semen Padang Tipe Dua — jenis yang menjamin kekuatan dan ketahanan bangunan bendungan dalam jangka panjang. Namun di lapangan, semen yang dipakai diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam dokumen perencanaan.

“Kalau semen saja tidak sesuai spek, bagaimana dengan campuran lainnya? Apakah campuran pasir dan batu juga sesuai takaran? Jika bahan utama saja sudah tidak sesuai RAB, kekuatan bendungan ini sangat dipertaruhkan. Siapa yang menjamin bendungan ini tidak jebol saat musim hujan tiba?” sorot warga.

Penyimpangan spesifikasi bahan dari dokumen perencanaan bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan ancaman nyata terhadap keamanan infrastruktur vital. Bendungan yang dibangun dengan bahan tidak standar berisiko tinggi mengalami kerusakan dini, bahkan berbahaya bagi warga di sekitarnya.

Kelalaian Keselamatan Kerja: Pekerja Tanpa APD, Siapa Bertanggung Jawab?

Kritik tajam juga diarahkan pada pengabaian standar keselamatan kerja. Di lokasi proyek, hampir seluruh pekerja terlihat tidak menggunakan Body Harnes yang wajib, seperti rompi keselamatan, sepatu kerja, helm.

“Tidak ada rompi, tidak ada sepatu pengaman, tidak ada helm. Pekerja bekerja apa adanya di lokasi yang penuh risiko. Jika terjadi kecelakaan kerja, siapa yang bertanggung jawab? Apakah pelaksana proyek? Dan pekerja sendiri Atau pengawas yang seharusnya memantau di lapangan?” tanya AS dengan nada kecewa.

Kelalaian ini menunjukkan tidak adanya pengawasan yang serius selama pelaksanaan proyek. Standar keselamatan kerja yang diabaikan mencerminkan lemahnya komitmen pelaksana maupun pengawas terhadap kualitas dan keselamatan — baik bangunan maupun manusia yang membangunnya.

Warga Tuntut Pemeriksaan Menyeluruh

Menumpuknya kejanggalan mulai dari sumber material ilegal, penyimpangan spesifikasi bahan, hingga pengabaian keselamatan kerja, membuat warga meminta agar pihak berwenang segera turun tangan.

“Terlalu banyak kejanggalan dalam proyek ini. Anggaran hampir Rp1,2 miliar — uang rakyat yang tidak sedikit. Tapi dari bahan baku, spesifikasi, hingga keselamatan kerja semuanya bermasalah. Proyek ini perlu diperiksa oleh pihak yang berwajib, dari proses pengadaan hingga pelaksanaannya. Jangan sampai anggaran besar terbuang sia-sia untuk bangunan yang kualitasnya diragukan dan membahayakan masyarakat,” tegas AS.

Warga berharap Dinas terkait, Inspektorat Kabupaten Toba, serta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan mendalam. Jika terbukti ada pelanggaran, pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.(JP).

Previous Post

El Barino Shah Sosialisasikan Perda Persampahan

Next Post

Oknum Ketua Koperasi Sipirok Nauli Diduga Manipulasi Data Plasma

zonadinamikanews

zonadinamikanews

Mengungkap Fakta Dalam Berita

Berita Serupa

Dugaan Pungli Berkedok SPP di SMAN 21 Medan, Rp 160 Ribu/Siswa
Bidik

Oknum Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Diduga Dalangi Pungli di SMAN 21 Medan

17 September 2026
Kontraktor di Proyek Irigasi Silaen Diduga Pakai Material Bekas Demi Raup Untung
Bidik

Kontraktor di Proyek Irigasi Silaen Diduga Pakai Material Bekas Demi Raup Untung

16 September 2026
Konsultan Pengawas CV. Bina Karya Konsultan Terindikasi Merekayasa Dokumen Laporan
Bidik

Konsultan Pengawas CV. Bina Karya Konsultan Terindikasi Merekayasa Dokumen Laporan

15 September 2026
Oknum Inspektorat Tapteng Diduga Rekayasa Hasil Pemeriksaan
Bidik

Indikasi Korupsi Dana Pendidikan di SMKN I Marancar Tapsel Menguap

15 September 2026
Bidik

Alokasi Dana BOS SMAN 16 Padang Diduga Mark Up danTabrak Juknis

14 September 2026
Dugaan Pungli Berkedok SPP di SMAN 21 Medan, Rp 160 Ribu/Siswa
Bidik

Dugaan Pungli Berkedok SPP di SMAN 21 Medan, Rp 160 Ribu/Siswa

14 September 2026
Next Post
Oknum Ketua Koperasi Sipirok Nauli Diduga Manipulasi Data Plasma

Oknum Ketua Koperasi Sipirok Nauli Diduga Manipulasi Data Plasma

Kegiatan Rekonstruksi Ruas Jalan Bawangan-Tanjungwadung, Di Garong

Kegiatan Rekonstruksi Ruas Jalan Bawangan-Tanjungwadung, Di Garong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Kategori

  • Bidik
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • KESEHATAN
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
  • Tni-Polri
  • Vidio

Recent News

Asisten Manager Telagasari Awasi Penuh Pelaksanaan Proyek PJT II Di B.Tut 4, Hasilnya Optimal

Asisten Manager Telagasari Awasi Penuh Pelaksanaan Proyek PJT II Di B.Tut 4, Hasilnya Optimal

17 September 2026
Penguatan Pariwisata dan UMKM via Media Digital, Dalam Promosi Wonderful Indonesia

Penguatan Pariwisata dan UMKM via Media Digital, Dalam Promosi Wonderful Indonesia

17 September 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Login

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!