KARAWANG-Zonadinamikanews.com.Penyerapan dana BOS di SMAN 6 Karawang di sejumlah kegiatan sekolah yang di danai oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun ajaran 2025 layak di pertanyakan, selain terjadi dugaan Mark up, juga jumlah siswa dicurigai asal update oleh pihak sekolah.
SMAN 6 Karawang di bawah komando Basuki Priatno sebagai Kepala Sekolah, bahwa sesuai data siswa tahun ajaran 2025 yang tercatat di dapodik sebanyak 964 siswa dengan rincian laki-laki 372 dan perempuan 592, sementara data siswa penerima dana BOS tahun 2025 tercatat 912.
Perbedaan pencatatan jumlah siswa ini mengundang tanda tanya?
Dugaan Mark up pengalokasian dana BOS disejumlah kegiatan sekolah pun layak di pertanyakan seperti besaran biaya pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah yang mencapai Rp 434.373.000 dan kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 108.060.000.
Indikasi praktek korupsi dana pendidikan dengan modus penggelembungan anggaran di sejumlah kegiatan sekolah ini, patut di curigai.
Menurut data alokasi dana BOS SMAN 6 Karawang tahun 2025 yang di dapatkan media ini, bahwa SMAN 6 Karawang mendapatkan dana BOS tahap satu Rp 693.120.000 untuk jumlah Siswa Penerima 912 yang di cairkan pada 22 Januari 2025, dipergunakan untuk biaya penerimaan Peserta Didik baru
Rp 4.190.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 108.060.000, administrasi kegiatan sekolah
Rp 21.972.500, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 26.800.000, langganan daya dan jasa
Rp 39.726.900, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 434.373.000, penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 24.600.000. Total Dana Rp 659.722.400.
Hingga berita di terbitkan pihak sekolah belum berhasil di temui untuk dilakukan klarifikasi (wolter) bersambung












