SIDOARJO-Zonadinamikanews.com.Kegiatan satuan kerja SNVT. Pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Brantas, dalam paket kegiatan Rehabilitasi Jaringan irigasi di Delta Brantas, yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, dengan nilai paket Rp38Milyar, yang dilaksanakan PT Titis asal Surabaya ini, dengan PPK irigasi dan rawa, memiliki VI uraianI pekerjaan, mulai persiapan, penyelenggara K3, pekerjaan tanah, dewatering, pasangan, dan beton, dituding jadi ajang cari untung antara oknum jakon dan pejabatnya.
Disisi lain, Suban warga sekitar mengatakan,” Proyek banyak untung ini mas, batunya gak pake beli, pakai yang lama di angkat di tepian bibir sungai dan di pasang kembali, dan tukangnya tidak berseragam (tanpa K3), mesin molennya buat pajangan saja, pencampuran material di pacul dan di sekop 2 orang (manual).” kata Suban.
Yoscan salah satu pemerhati lingkungan antikorupsi yang memantau kegiatan tersebut, mengungkapkan,” Kegiatan ini saya duga jadi ajang konspirasi cari untung para oknum pejabat dan jakon, hal ini nampak pada pelaksanaanya, seperti bahan batu kali, mereka menggunakan bahan batu lawas, tanpa belanja, yang sudah copot, dan di pasang kembali, dengan spesi material yang berongga atau tidak padat, lebih lagi tata letak pondasi semakin ke sisi dalam sehingga mengurangi volume air, tak kalah menarik, ukuran lebar atas dan lebar bawah pondasi cukup di ragukan.” ungkapnya.
Karena keterbatasan waktu, sebagai keterbukaan publik, awak media ini belum bisa menemui Indriana ST. MT selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) irigasi dan rawa l, satker PJPA BBWS Brantas, hingga berita ini di tayangkan.
(dr)











