SIDOARJO-Zonadinamikanews.Pembangunan jalan Aspal Desa Grinting Tahun Anggaran 2025 dari dana BK ( bantuan keuangan) senilai Rp 300.000.000 yang dilaksanakan secara manuual ( kontraktor ) tanpa melalui proses lelang/tender yang sesuai ketentuan dan tanpa pembanding harga.
Hal ini diungkapkan Rony selaku TPKD (tim pelaksana kegiatan desa) Grinting.” Dalam kegiatan pengaspalan ketebalan hanya di tengah badan jalan kisaran 2cm, sedang untuk tepian hanya 3cm, belum lagi pemadatan urugan biscos yang menggunakan bahan sirtu, hanya setebal 10cm tanpa di padatkan.” ungkapnya melalui komunikasi online.
Berdasarkan pantauan awak media zonadinamikanews.com dilapangan pembangunan jalan aspal di Desa Grinting ini ditumpuk / menimpa jalan existing berupa jalan paving dengan lebar 2,5m merupakan jalan dekat persawahan dan merupakan akses warga untuk menuju tempat pemakaman umum.
Disisi lain, Yoscan pemerhati lingkungan antikorupsi, dengan kalkulasi analisisnya, menduga kuat telah terjadi markup pada kegiatan tersebut,” Dengan luasan 360m X 3m = 1080m² X 0,03m (3cm) = 32,4 m³ X 2,3 ton/m³ (densitas aspal) = 74,52 ton X Rp 1.400.000/ton = Rp104.328.000.
Sedang biaya emultion/kliciran: 1080 m² x Rp 24.000/m² = Rp 25.920.000. Untuk urugan biscos: 1080 m² X 0,1m (10cm) = 108 m³ X Rp 100.000/m3 = Rp 10.800.000, jadi total biaya: Rp104.328.000 + Rp25.920.000 + Rp 10.800.000 = Rp 141.048.000
– PPN & PPh 12,5%: Rp 141.048.000 x 12,5% = Rp 17.631.000
– Keuntungan kontraktor 10%: Rp 141.048.000 x 10% = Rp 14.104.800 + Rp 17.631.000 + Rp 14.104.800 = Rp 172.783.800. Dan bila di anggarkan Rp172.783.800, maka menyisakan anggaran Rp127.216.200. pertanyaanya, masuk kemana sia anggaran ini ?!.” tanya tegasnya.
Lebih lanjut, terkait hal ini Kepala Camat Tulangan Moch Andi Sulistiono S,STP.,MSI dikonfirmasi awak media ini lewat selulernya, memberi jawaban,” Kami akan klarifikasi terlebih dahulu dan melakukan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku dan Saya perlu waktu klarifikasi dan pembinaan,” Singkatnya.
Sementara Dirin Kepala Desa Grinting Kecamatan Tulangan yang di konformasi lewat selulernya, tidak memberi jawaban, lebih lagi perangkat pemdes Grinting yang tak mau di sebut namanya, mengatakan bahwa Kepala Desa Grinting, tidak hadir selama 3 hari, mungkin ada kesibukan diluar.” ucapnya.
(dr)












