TAPUT-Zonadinamikanwes.Sehari setelah prosesi pemakaman korban tenggelam ABS (52) selesai dilaksanakan, jajaran pimpinan GPRI DPC Tapanuli Utara melakukan kunjungan resmi ke Rumah Duka di Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung. Kehadiran mereka menjadi penanda kuat bahwa duka akibat musibah yang menimpa ABS tidak dipikul sendiri oleh keluarga.
Kunjungan ini diwujudkan sebagai bentuk solidaritas mendalam, menegaskan bahwa GPRI DPC Tapanuli Utara berdiri bersama, merasakan, dan menanggung kehilangan tersebut sebagai satu kesatuan.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPC Tapanuli Utara Erikson Parlindungan Lumbantobing, didampingi Sekretaris Hendra Christian Siregar, Bendahara Krista Pardede, serta seluruh pengurus DPC Tapanuli Utara. Kehadiran unsur pimpinan lengkap menunjukkan keseriusan organisasi dalam memberikan perhatian kepada keluarga ABS, yang diketahui merupakan adik kandung dari Pimpinan Pusat GPRI, Budiman Sihombing. Turut hadir pula kerabat dan sejumlah pelayat yang sejak awal masih setia berada di Rumah Duka.
Kunjungan dilaksanakan pada Jumat, 29 Mei 2026, pukul 11.00 WIB, tepat sehari setelah prosesi pemakaman korban tenggelam ABS. Waktu tersebut dipilih agar dukungan moral yang diberikan dapat menjadi penguat bagi keluarga di masa awal beradaptasi dengan kenyataan tanpa kehadiran almarhum.
Kegiatan berlangsung di Rumah Duka Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Suasana di lokasi masih dipenuhi haru dan kerinduan, dengan karangan bunga yang berjejer dan kerabat yang terus berdatangan sejak jenazah disemayamkan hingga pasca pemakaman.
Kunjungan ini dilandasi semangat kebersamaan dan solidaritas yang mendalam. GPRI DPC Tapanuli Utara hadir untuk menegaskan bahwa duka yang dialami keluarga ABS bukan hanya menjadi beban keluarga, tetapi juga dirasakan dan ditanggung bersama oleh seluruh pengurus. Kehadiran pimpinan lengkap menjadi simbol persatuan, rasa senasib sepenanggungan, dan komitmen untuk tetap berpaut di tengah kehilangan akibat musibah tenggelam yang menimpa ABS.
Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh para pimpinan dan pengurus DPC Tapanuli Utara. Kehadiran rombongan dinilai memberikan kekuatan moral dan menjadi penghiburan yang sangat berarti di tengah suasana duka yang masih menyelimuti.
Langkah ini mempertegas nilai persaudaraan yang hidup dalam tubuh GPRI DPC Tapanuli Utara. Bahwa dalam setiap keadaan, baik suka maupun duka, seluruh pengurus hadir bersama, merasakan beban yang sama, dan menjaganya sebagai bagian dari tanggung jawab moral organisasi terhadap keluarga besarnya.
(Hendra Christian Siregar)











