ADVERTISEMENT
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI
  • Login
ZonaDinamikaNews
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
ZonaDinamikaNews
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
Home Pendidikan

Kepsek SMAN 1 Batang Anai Padang Pariaman Berikan Penjelasan Atas Surat Pengaduan Ortu Siswa

zonadinamikanews by zonadinamikanews
31 Januari 2026
in Pendidikan
A A
0
ilustrasi

ilustrasi

176
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG PARIAMAN-Zonadinamikanews. Zulbaidah,S.Pd kepala sekolah SMAN 1 Batang Anai berikan penjelasan akan surat pengaduan sejumlah orang tua siswa yang sampai ke meja redaksi media ini, terkait dugaan pungutan liar, pemotongan dana hadia dan bantuan Baznas, serta dugaan oknum membawa cewek ke sekolah pada malam hari.

 

BacaJuga ...

Ada Yang Aneh Dalam Penyerapan Dana BOS di SMAN 1 Tanjung Mutiara Agam

4 hari ago
Acara Pelepasan Peserta Didik Kelas XII dan Pada Guru Purna Tugas di SMAN 1 Lubuk Basung Agam

Acara Pelepasan Peserta Didik Kelas XII dan Pada Guru Purna Tugas di SMAN 1 Lubuk Basung Agam

1 minggu ago
Kabar Gembira 15 Siswa SMAN 1 Lubuk Basung Sukses Lulus Jalur SPAN-PTKIN

Kabar Gembira 15 Siswa SMAN 1 Lubuk Basung Sukses Lulus Jalur SPAN-PTKIN

2 minggu ago

Item akan keluhan atas laporan warga tersebut, secara rinci Zulbaidah,S.Pd memberikan penjelasan, bahkan menyebutkan diantara yang melaporkan itu dan yang menanda tangani itu sebagian tidak bayar komite, sekolah dan komite fleksibel dengan sumbangan komite. dan dari mulai anak nya masuk sampai sekarang,  klarifikasi saya dan itu realita dilapangan, ujar Zulbaidah.

Berikut klarifikasi Zulbaidah secara utuh tanpa di lakukan pengeditan oleh tim redaksi.

  1. Komite sekolah yang terbentuk bukan abadi tetapi murni pilihan dari hasil rapat orang tua dimana dalam rapat itu komite menyampaikan terlebih pertanggung jawabannya kepada orang tua program satu tahun belakang. Dalam rapat tersebut saya menyampaikan bahwa pengurus komite tahun tahun 2023 samapi 2025 berakhir masa baktinya maka berdasarkan kesepkatan di bubarkan pengurus komite masa bakti tersebut. Dalam rangka pemilihan saya sebagai kepala sekolah menyampaikan aturan yang yang tertuang dalam permen 75 tahun 2016.Bagaimana sistem pemilihan  semua di serahkan kepada orang tua yang hadir,dan saya sebagai kepala sekolah tidak berada diruangan tersebut semua  di serahkan pada peserta rapat. Pada tahun 1997 itu SMAN 1 Batang Anai masih berada sebagai kelas jauh SMAN 1 2 X II Enam Lingkung. Jadi pengurus komitenya bukan yang sekarang.
  1. Mengenai uang komite yang diambil dari sumbangan orang tua, dari januari samapai maret itu hanya himbauan, bagi yang mau membayar silahkan,bagi yang tidak mau tidak dipermasalahkan oleh komite,dan sampai sekarang dengan jumlah siswa 329 baru 30 siswa yang bayar dan dari 30 itu ada bayarnya hanya Rp 50.000,- dan ada yang Rp 100.000,- dan sejauh itu belum ada komplen orang tua. Penggunaan uang komite dilaprokan oleh pengurus komite kepada orang tua saat rapat paripurna orang tua ,dan itu bukti program berjalan sesuai yang direncanakan. Dan tidak ada saat pelaporan tidak ada orang tua yang komplen.
  1. Anak yang lomba tidak ada pemotongan uang lombanya karena uang lomba dikelola sendiri bagi siswa tersebut.bahkan kami kasih riword sebagai ucapan terimaksih atas mereka yang telah membawa nama nama baik sekolah.riword yang dikasih pihak sekolah disesuaikan prestasi yang diperolehnya baik tingkat kabupaten,provinsi maupun nasional ,bahkan internasional. Dan itu diprogramkan oleh komite sekolah. Mengenai pemetong siswa dapat baznas sejauh ini saya sebagai kepala sekolah tidak mendapatkan laporan oleh orang tua siswa, maupun siswa itu sendiri maupun laporan dari petugas dari sekolah.Jadi saya baru ini mendengarkan ada pemotongan baznas.
  1. Menegenai tenaga kebersihan disekolah ada 2 orang laki laki 1 orang, dan perempuan 1 orang , keduanya di bayar oleh anggaran komite , tidak mungkin sekolah yang sebesar itu tidak memiliki tenaga kebersihan . Untuk tenaga layanan di SMA 1 Batang Anai sudah mencukupi semua aspek yang telah diterima melalui seleksi yang memiliki kemampuan sesuai dengan standarnya.
  1. Mengenai penrjanjian ninik mamak yang saya tahu sudah terpenuhi dimana sudah diangkat 1 orang dan sudah pensiun,kemudian 1 ada satu lagi jadi PNS atas nama Meri Masrina sebagai tenaga Adminstrasi di SMAN 1 Batang Anai. sedangkan sekarang ada 1 lagi yang akan dilantik jadi PPPK paruh waktu anak dari pegawai yang sudah pensiun,tenaga kebersihan juga dari pihak mereka, jadi sudah terpenuh perjanjian tersebut. Semua anak mereka yang sekolah di SMAN 1 Batang Anai tidak membayar sumbangan komite.
  1. Mengenai sumbangan komite tidak semua siswa membayar Rp 100.000 dan pihak komite menyesuaikan kemampuan orang tua siswa. Berapa ada kemampuan orang tua yang  terima oleh komite, tidak ada paksaan.
  2. Masalah dana 20 juta saya sebagai kepala sekolah tidak tahu, karena kontraktornya tidak ada pemberitahuannya kepada saya sebagai kepala sekolah dan komite pun tidak ada laporannya. Permasalahan itu memang tidak ada pada kami pihak sekolah.
  3. Mengenai sikap guru ke masyarakat sejauh ini disekolah baik baik saja dan guru bertutur kata kurang bagus kepada msayarakat diluar pantuan saya sebagai kepala sekolah. Sampai saat ini tidak ada laporan kepada saya sebagai kepala sekolah siapa gurunya yang bertutur kata kurang bagus,jika ada tentu, saya sebagai kepala sekolah tentu melakukan pembinaan kepada guru tersebut.
  4. Saya sebagai kepala sekolah tidak pernah mengatakan kemasyarakat masalah ABG beracun karena saya tidak ada berinteraksi dengan masyarakat Saya secara keseluruhan bertanggungjawab terhadap MBG. MBG adalah untuk siswa jika berlebih tidak ada hak saya membagikan kemasyarakat, semua dibagikan kesiswa.jika berlebih tentu saya kembalikan ke pihak MBG. Dalam kontrak kerja tidak ada MBG dbagikan kemasyarakat.
  1. Masalah bantuan warga saat banjir ada,tidak ada pihak sekolah mengatakan tidak ada bantuan ,bahkan ada warga yang terluka karena membantu sekolah saat evakusi penjaga sekolah , saya sebagai kepela sekolah lansung menyruh untuk berobat, dan juga ada warga yang mengevakuasi tukang yang terjebak banjir.
  2. Mengenai Bapak Yosdi beliau adalah pengelola aset sekolah dan kerjanya sesuai dengan regulasi yang ada .Bapak Yosdi berpegang teguh dengan TUPOKSI Kerjanya. Mengenasi SENG dari hasil runtuhan bangunan yang direnovasi ,itu termasuk aset negara dan dinilai terlebih oleh aset provinsi , bapak yosdi bekerja sesuai dengan tupoksinya tidak berhak memberikan Seng tersebut kepada siapapun sebelum dinilai oleh Aset profinsi.

Mengenai Pasword wifi Bapak Yosdi tidak pernah ganti ganti pasword,mungkin saat sedang memperbaiki jaringan Internet sekitar bulan oktober semua akses tidak bisa untuk guru,siswa dan Umum karena SMAN 1 Batang Anai sedang mempersiapkan pembelajaran Digital.

Sekarang Alhamdulillah jaringan WIFI sempuna dan sudah bisa  di buka untuk umum sesuai pembagian.

Hormat saya

Kepala SMAN 1 Batang Anai

Zulbaidah,S.Pd

Diberitakan sebelumnya, Dugaan kelakuan buruk oleh oknum di lingkungan Pendidikan, seperti di SMAN 1 Batang Anai, kabupaten Padang Pariaman tengah jadi perbincangan hangat sejumlah orang tua murid, komite yang di anggap seperti penguasa tunggal yang tidak bisa di sentuh siapapun bahkan dinilai sebagai paling berkuasa, sehingga tidak menghargai para orang tua murid.

Dugaan kelakukan para komite yang sok berkuasa tersebut, diduga di biarkan oleh oknum kepala sekolah, dugaan tersebut semakin menyakinkan, karena setiap keluhan para orang tua tidak perna di respon oleh pihak sekolah.

Bahkan orang tua murid mengeluhkan, karena pengurus komite sekolah dari sejak 1997 sampai sekarang tidak perna di ganti, bahkan penarikan uang komite kerap di Tarik tidak sesuai dengan jadwal atau sebelum ada kesepatan antara orang tua murid dengan komite, akibatnya banyak orang tua murid keberatan.

Lebih parah lagi, sering terjadinya hadia uang yang diterima siswa karena menang lomba maupun bantuan dari baznas langsung di potong dengan alasan bayar uang komite, orang tua murid menilai sekolah telah di jadikan proyek untuk menghasilkan uang kepentingan pribadi oleh komite.

Bahkan komite tidak menginginkan warga sekitar mengetahui kebutuhan sekolah, salah satunya untuk tenaga keamanan, bagian kebersihan, pesuruh, tukang kebun, sopir dan satpam, dan tenaga kebersihan sekolah sampai sekarang tidak ada, sehingga komite tidak mendukung perjanjian dengan mamak kami terdahulu yang telah menghibahkan tanah untuk sekolah, dengan alasan komite bahwa tidak ada dana untuk menggaji, uang komite di bebankan 100.000/siswa x 989 siswa.

Saat warga minta bantuan pada pemborong yang memperbaiki sekolah, pemborong mengaku sudah memberikan uang sebesar Rp.20 juta untuk komite. Adanya perkataan kepala sekolah tidak senang saat nasi MBG diberikan ke warga, muncul istilah beracun, ucapan itu membuat warga tidak terima, adanya tenaga honor (Yosi Olfrando) yang di percaya mengelolah asset sekolah sewenang wenang dan merasa berkuasa, kerap menunjukan sikap yang tidak baik dengan membawa pacarnya pada malam hari ke sekolah, serta sering menggati fasword wifi agar warga tidak boleh menikmati wifi sekolah.

Selain dugaan pungli dengan dalih uang komite, serta pemotongan uang siswa berupa hadia dan pemotongan bantuan dari baznas, muncul juga dugaan mark up alokasi dana BOS disejumlah kegiatan sekolah tahun ajaran 2025.

Di ketahui, tahun 2025 SMAN 1 Batang Anai mendapatkan dana BOS Rp.1.518.000.000 dalam dua tahap , dengan rincian tahap satu  Rp 759.000.000 untuk jumlah siswa penerima 1012, tanggal Pencairan 22 Januari 2025, yang di perutuhkan untuk biaya penerimaan Peserta Didik baru Rp 205.000, pengembangan perpustakaan Rp 92.960.000, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 153.358.000, administrasi kegiatan sekolah Rp 137.044.600, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 54.542.000, langganan daya dan jasa Rp 61.870.208, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 194.928.000,penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 10.500.000, pembayaran honor Rp 47.400.000. Total Dana Rp 752.807.808Tahap dua  Rp 759.000.000, Tanggal Pencairan 08 Agustus 2025 untuk biaya kegiatan  penerimaan Peserta Didik baru Rp 16.617.000, pengembangan perpustakaan Rp 203.123.900, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 65.223.000, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 45.845.244, administrasi kegiatan sekolah Rp 207.115.816, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 10.370.000, langganan daya dan jasa Rp 58.921.232, pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 66.476.000, penyediaan alat multi media pembelajaran Rp 52.500.000, pembayaran honor Rp 39.000.000. Total Dana Rp 765.192.192.

(red)

Previous Post

Dugaan Pungli dan Pemotongan Dana Bantuan Pada Siswa di SMAN 1 Batang Anai Padang Pariaman

Next Post

LAMI: Usut Tuntas Pelaku Perekayasa Penerima Bantuan Korban Banjir di Padang Pariaman

zonadinamikanews

zonadinamikanews

Mengungkap Fakta Dalam Berita

Berita Serupa

Pendidikan

Ada Yang Aneh Dalam Penyerapan Dana BOS di SMAN 1 Tanjung Mutiara Agam

17 April 2026
Acara Pelepasan Peserta Didik Kelas XII dan Pada Guru Purna Tugas di SMAN 1 Lubuk Basung Agam
Pendidikan

Acara Pelepasan Peserta Didik Kelas XII dan Pada Guru Purna Tugas di SMAN 1 Lubuk Basung Agam

13 April 2026
Kabar Gembira 15 Siswa SMAN 1 Lubuk Basung Sukses Lulus Jalur SPAN-PTKIN
Pendidikan

Kabar Gembira 15 Siswa SMAN 1 Lubuk Basung Sukses Lulus Jalur SPAN-PTKIN

8 April 2026
Plt Kadis Pendidikan Bersama Kabid Dikdas Tinjau Ujian TKA di SMPN 1 Panei Tongah
Pendidikan

Plt Kadis Pendidikan Bersama Kabid Dikdas Tinjau Ujian TKA di SMPN 1 Panei Tongah

7 April 2026
Kabid Dikdas Simalungun Lakukan Monitoring Gladi Bersih TKA di Sejumlah Sekolah
Pendidikan

Kabid Dikdas Simalungun Lakukan Monitoring Gladi Bersih TKA di Sejumlah Sekolah

11 Maret 2026
Pendidikan

Alokasi Dana BOS di SMAN 1 Enam Lingkung Padang Pariaman Diduga Mark Up

6 Januari 2026
Next Post
Oknum Kecamatan Batang Anai , Nagari dan Walikorong Diduga Rekayasa Penerima Bantuan

LAMI: Usut Tuntas Pelaku Perekayasa Penerima Bantuan Korban Banjir di Padang Pariaman

Wakapolda Kepri Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seligi 2026 .

Wakapolda Kepri Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seligi 2026 .

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Kategori

  • Bidik
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • KESEHATAN
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
  • Tni-Polri
  • Vidio

Recent News

Di Mandailing Natal Ada Jurnalis di Intimidasi Oleh Oknum TNI Saat Konfirmasi

Di Mandailing Natal Ada Jurnalis di Intimidasi Oleh Oknum TNI Saat Konfirmasi

21 April 2026
Kecamatan Cilebar Selenggarakan “Rempug Stunting Tahun 2026”

Kecamatan Cilebar Selenggarakan “Rempug Stunting Tahun 2026”

21 April 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Login

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!