ADVERTISEMENT
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI
  • Login
ZonaDinamikaNews
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
ZonaDinamikaNews
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
Home Bidik

Indikasi Korupsi Dana Pendidikan dan Pungli di SMKN 1 Payakumbuh, Dengan Dugaan Modus Begini

zonadinamikanews by zonadinamikanews
23 Januari 2025
in Bidik
A A
0
161
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SUMBAR-Zonadinamikanews.com,- Hasil riset yang dilakukan Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) bahwa penyerapan dana BOS di sejumlah sekolah tidak luput dari dugaan praktek korupsi dengan berbagai modus operandi.

Seperti Penggelembungan Data Siswa. Salah satu modus paling umum, Oknum sekolah melaporkan jumlah siswa lebih banyak dari yang sebenarnya untuk mendapatkan alokasi dana BOS yang lebih besar. Pengadaan Fiktif. Pengadaan barang dan jasa yang seharusnya dibeli dengan dana BOS sering kali tidak benar-benar dilakukan. Barang-barang seperti buku, alat tulis, atau peralatan teknologi dicatat sebagai pembelian, tetapi barangnya tidak pernah ada.tegas.

BacaJuga ...

Oknum Inspektorat Tapteng Diduga Rekayasa Hasil Pemeriksaan

Parah! Kepsek SMPN 2 Porsea Diduga Korupsi Dana BOS

18 jam ago
Aroma Korupsi di Proyek di Dinas Pertamanan DKI Jakarta Mencuat

Aroma Korupsi di Proyek di Dinas Pertamanan DKI Jakarta Mencuat

18 jam ago
Dugaan Korupsi Dana Pendidikan di SMAN 1 Parlilitan Menguap

Dugaan Mark Up Alokasi Dana BOS di SMKN 1 Barumun Padang Lawas

20 jam ago

Pengurangan Jumlah Barang. Dalam modus ini, sekolah memang mengadakan barang, tetapi jumlahnya dikurangi dari yang dilaporkan, Mark-Up Harga. Harga barang dan jasa yang dibeli dengan dana BOS sering kali dinaikkan dari harga pasar yang sebenarnya. Keuntungan dari selisih harga ini kemudian dikantongi oleh oknum tertentu. Pemotongan Dana BOS oleh Dinas Pendidikan. Di beberapa daerah, terjadi praktik pemotongan dana BOS oleh oknum di Dinas Pendidikan sebelum dana tersebut sampai ke sekolah. Uang yang seharusnya diterima penuh oleh sekolah, berkurang karena praktik ini.

Laporan Keuangan Fiktif. sekolah kerap membuat laporan keuangan fiktif yang mencantumkan pengeluaran yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Hal ini dilakukan untuk menutupi penggunaan dana BOS untuk kepentingan pribadi. Dana BOS yang seharusnya digunakan untuk kepentingan sekolah, seperti perbaikan fasilitas atau pembelian bahan ajar, digunakan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu, seperti perjalanan dinas atau renovasi rumah pribadi.

Sekolah kerap mencairkan dana BOS dengan alasan akan mengadakan kegiatan tertentu, tetapi kegiatan tersebut tidak pernah dilaksanakan. Dana yang sudah dicairkan kemudian digunakan untuk tujuan lain. Manipulasi Rencana Anggaran Belanja Sekolah (RAPBS). RAPBS disusun dengan memasukkan kegiatan atau pembelian yang sebenarnya tidak diperlukan atau tidak pernah dilaksanakan. Dana BOS kemudian dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan tersebut dan akhirnya dikorupsi, Modus ini juga diduga keras terjadi di SMKN 1 Payakumbuh.

Berdasarkan data yang diterima media ini, SMKN 1 Payakumbuh tahun 2024 mendapatkan dana BOS  tahap satu Rp. 1.127.200.000 dan tahap kedua Rp. 1.116.948.913 Yang diduga banyak kejanggalan, modus dan mark’up anggaran. Pada biaya Kegiatan Pengembangan Perpustakaan/pojok baca Tahap I Rp.54.240.000 + Rp. 138.963.500, Administrasi kegiatan sekolah Tahap I Rp. 141.291.400+ Rp. 463.280.800, Pemeliharaan sarana dan prasarana Tahap II 58.250.250, Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dan bermain Tahap I Rp. 50.739.000 + Tahap II Rp. 139.270.700, pembayaran honor Tahap I 257.400.000 Tahap II Rp. 235.260.000.

Selain dugaan mark up alokasi dana BOS, SMKN 1 Payakumbuh juga nekat menarik uang SPP Rp. 165.000/Siswa Perbulan, dengan dalih urusan komite.

Kepala Sekolah SMKN 1 Payakumbuh saat di konfirmasi  via WhatsApp terkait Pungli uang SPP, mengatakan “Uang komite adalah hasil penggalangan dana dalam bentuk sumbangan dari berbagai sumber bukan mengutamakan orangtua/wali siswa, dan rekening penyimpan dana komite adalah rekening bersama, ini membuktikan bahwa uang komite tidak sama dengan uang sekolah, karena cara perolehan dan rekening penyimpannya juga berbeda”. Ungkapnya. (Z).

Previous Post

Why Millennials Need to Save Twice as Much as Boomers Did

Next Post

Himpunan Mahasiswa Islam Demo Kantor Bupati Padang Pariaman, Desak Sejumlah Kasus

zonadinamikanews

zonadinamikanews

Mengungkap Fakta Dalam Berita

Berita Serupa

Oknum Inspektorat Tapteng Diduga Rekayasa Hasil Pemeriksaan
Bidik

Parah! Kepsek SMPN 2 Porsea Diduga Korupsi Dana BOS

16 Desember 2025
Aroma Korupsi di Proyek di Dinas Pertamanan DKI Jakarta Mencuat
Bidik

Aroma Korupsi di Proyek di Dinas Pertamanan DKI Jakarta Mencuat

16 Desember 2025
Dugaan Korupsi Dana Pendidikan di SMAN 1 Parlilitan Menguap
Bidik

Dugaan Mark Up Alokasi Dana BOS di SMKN 1 Barumun Padang Lawas

16 Desember 2025
Sekretaris Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu di Tuding Kerap terima Fee Proyek 10%
Bidik

Oknum PPK di Dinas PUPR Bogor Diduga Jadi Mafia Proyek

15 Desember 2025
Benarkah Oknum Dinas PUBMSDA Gunakan Jasa Konsultan Pengawas Bayangan ?
Bidik

Benarkah Oknum Dinas PUBMSDA Gunakan Jasa Konsultan Pengawas Bayangan ?

13 Desember 2025
Berpotensi Dugaan Korupsi, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Bawah-Bawah Agama
Bidik

Dana Nagari di Padang Pariaman Diduga Jadi Bancakan Sejumlah Oknum Nagari

12 Desember 2025
Next Post
Himpunan Mahasiswa Islam Demo Kantor Bupati Padang Pariaman, Desak Sejumlah Kasus

Himpunan Mahasiswa Islam Demo Kantor Bupati Padang Pariaman, Desak Sejumlah Kasus

Kejari Toba Gelar Forum Konsultasi Publik Guna Tingkatkan Pelayanan

Kejari Toba Gelar Forum Konsultasi Publik Guna Tingkatkan Pelayanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Kategori

  • Bidik
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • KESEHATAN
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
  • Tni-Polri
  • Vidio

Recent News

Oknum Inspektorat Tapteng Diduga Rekayasa Hasil Pemeriksaan

Parah! Kepsek SMPN 2 Porsea Diduga Korupsi Dana BOS

16 Desember 2025
Aroma Korupsi di Proyek di Dinas Pertamanan DKI Jakarta Mencuat

Aroma Korupsi di Proyek di Dinas Pertamanan DKI Jakarta Mencuat

16 Desember 2025
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Login

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!