ADVERTISEMENT
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI
  • Login
ZonaDinamikaNews
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
ZonaDinamikaNews
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
Home Bidik

Diduga Ada Konflik Kepentingan Pendamping PKH Istri Wali Korong

Korong Kampani Penerima PKH Terbanyak se-Lurah Ampalu

zonadinamikanews by zonadinamikanews
13 Oktober 2025
in Bidik
A A
0
408
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sungai Sariak-Zonadinamikanews.com,- Polemik penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, memasuki babak baru. Korong Kampani tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima PKH terbanyak dari total 15 korong yang ada. Kondisi ini memicu kecurigaan publik, terutama setelah terungkap bahwa pendamping PKH di Korong Kampani adalah istri dari Wali Korong sendiri.

Situasi ini memunculkan dugaan kuat adanya konflik kepentingan, bahkan penyalahgunaan kewenangan, dalam proses pengusulan data penerima bantuan sosial tersebut.

BacaJuga ...

Keanehan di SMAN 1 Ampek Angkek Agam Terkait Alokasi Dana BOS  Makin Terbongkar.

Keanehan di SMAN 1 Ampek Angkek Agam Terkait Alokasi Dana BOS Makin Terbongkar.

2 jam ago

Pihak SMAN 1 Ampek Angkek Agam Diduga Keras Tabrak Pasal 55 Ayat (1) UU 20/2003

2 hari ago

Dugaan Korupsi Dana Pendidikan di SMAN 1 Baso Kabupaten Agam.

2 hari ago

“Kalau pendamping PKH adalah istri dari wali korong, lalu kenapa tidak ada koordinasi dengan wali nagari? Ini mencurigakan. Harusnya ada transparansi. Jangan sampai bantuan rakyat dijadikan urusan keluarga,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Wali Nagari Lurah Ampalu, Ais Syuria, mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses pendataan. Ia menyebut bahwa data penerima sudah diterima dalam bentuk final dari tingkat atas, tanpa konsultasi atau musyawarah dengan pihak nagari.

“Kami tidak diberi tahu sebelumnya. Tahu-tahu data sudah turun. Kami juga heran kenapa Korong Kampani paling banyak menerima,” ujarnya kepada media.

Ketidakterlibatan pihak nagari menambah daftar kejanggalan dalam proses seleksi penerima PKH. Seharusnya, pendataan dilakukan secara musyawarah di tingkat korong dan diverifikasi di tingkat nagari untuk mencegah manipulasi serta memastikan asas keadilan.

Ketika dimintai klarifikasi, pendamping PKH yang juga merupakan istri Wali Korong Kampani, enggan memberikan keterangan. Ia hanya menyebut sedang mengikuti rapat dan meminta agar pertanyaan disampaikan langsung ke Dinas Sosial. Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Wali Korong Kampani bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi.

Situasi ini mendapat sorotan tajam dari salah satu LSM lokal, yang menilai kasus ini bisa masuk dalam ranah pelanggaran etika pemerintahan nagari, bahkan mengarah pada indikasi nepotisme dan manipulasi data.

“Wali korong itu bagian dari struktur di bawah wali nagari. Jika pendamping PKH adalah istri wali korong, dan tidak ada pengawasan serta koordinasi, maka ini bisa dikategorikan sebagai pelanggaran administratif dan etika jabatan. Jangan sampai bantuan sosial dimonopoli melalui jalur keluarga,” ujar perwakilan LSM tersebut.

Mereka mendesak agar Dinas Sosial dan Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman segera turun tangan melakukan audit investigatif. Tidak hanya pada data penerima, tetapi juga pada proses pengusulan, validasi, hingga potensi rekayasa kepesertaan PKH.

Di tengah kondisi ini, desakan dari masyarakat terus menguat. Mereka menuntut agar seluruh data penerima PKH se-Nagari Lurah Ampalu dibuka secara transparan dan dilakukan verifikasi ulang secara kolektif, melibatkan seluruh unsur pemerintahan korong, tokoh masyarakat, dan lembaga independen.

“Kami hanya ingin keadilan. Jangan sampai bantuan untuk orang miskin justru dimanfaatkan oleh orang yang punya akses dan kuasa,” ungkap warga lainnya.

Kasus ini menjadi cermin buram penyaluran bantuan sosial, dan membuka pertanyaan lebih besar: berapa banyak lagi program bantuan yang diduga dijalankan tanpa kontrol, tanpa musyawarah, dan beraroma nepotisme?

(Rommy).

Previous Post

Sejak 1981 Jalan Menuju SDN 37 Sungai Limau Tidak Diperhatikan Pemerintah.

Next Post

HUT DPD Golkar Kota Sibolga ke 61 Bersatu Maju Dan Menang

zonadinamikanews

zonadinamikanews

Mengungkap Fakta Dalam Berita

Berita Serupa

Keanehan di SMAN 1 Ampek Angkek Agam Terkait Alokasi Dana BOS  Makin Terbongkar.
Bidik

Keanehan di SMAN 1 Ampek Angkek Agam Terkait Alokasi Dana BOS Makin Terbongkar.

18 April 2026
Bidik

Pihak SMAN 1 Ampek Angkek Agam Diduga Keras Tabrak Pasal 55 Ayat (1) UU 20/2003

16 April 2026
Bidik

Dugaan Korupsi Dana Pendidikan di SMAN 1 Baso Kabupaten Agam.

16 April 2026
Kasudin Tamhut Jaktim Dwi Saridati Ponangsea Tidak Becus Kerja?
Bidik

Kasudin Tamhut Jaktim Dwi Saridati Ponangsea Tidak Becus Kerja?

15 April 2026
Oknum Inspektorat Tapteng Diduga Rekayasa Hasil Pemeriksaan
Bidik

Kepsek SMPN 2 Tarutung Bungkam Saat di Konfirmasi Soal Dana BOS

15 April 2026
Lahan PT. PSU Dikuasai Mafia Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal?
Bidik

Lahan PT. PSU Dikuasai Mafia Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal?

14 April 2026
Next Post
HUT DPD Golkar Kota Sibolga ke 61 Bersatu Maju Dan Menang

HUT DPD Golkar Kota Sibolga ke 61 Bersatu Maju Dan Menang

Pembangunan Pustu Nagari Guguak Diduga Ada Permainan Kotor

Pembangunan Pustu Nagari Guguak Diduga Ada Permainan Kotor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Kategori

  • Bidik
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • KESEHATAN
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
  • Tni-Polri
  • Vidio

Recent News

Keanehan di SMAN 1 Ampek Angkek Agam Terkait Alokasi Dana BOS  Makin Terbongkar.

Keanehan di SMAN 1 Ampek Angkek Agam Terkait Alokasi Dana BOS Makin Terbongkar.

18 April 2026
Polresta Barelang Ungkap Kasus Ujaran Kebencian

Polresta Barelang Ungkap Kasus Ujaran Kebencian

17 April 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Login

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!