DELI SERDANG-Zonadinamikanews.com. Indikasi kegiatan fiktif dalam penyerapan dana BOS tahun ajaran 2024 di UPT SPF SD Negeri 101893 Bangun Rejo, Kabupaten Deli Serdang di tenggarai kuat rekayasa angka pembiayaan, yang di ambil dari dana BOS untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana.pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca.
Pasalnya, sesuai hasil bincang-bincang media ini dengan salah seorang guru mengatakan, bahwa kegiatan dalam pemeliharaan sarana dan prasarana, nyaris tidak terlihat.
‘untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana selama tahun 2024, tidak begitu ada” jawabnya santai.
Saat wartawan media menunjukan besaran biaya yang mencapai puluhan juta, oknum guru tersebut pun merasa kangen, dengan mengatakan, “Aneh ya anggaran lumayan besar tapi yang di perbaiki apa” kata guru tersebut dengan dana terheran-heran.
” Ya juga sih, mana ada kepala sekolah yang jujur dalam pengalokasian dana BOS, hampir semua kepsek bermain di dana BOS, bila ada pemeriksaan, soal salam tempel sudah tidak aneh” tambahnya.
Selanjutnya terserah rekan-rekan media aja, setelah melakukan penelitian akan angka yang tertulis, ujarnya.
Dugaan mark up anggaran dan berpotensi terjadinya rekayasa dokumen akan pelaporan dana BOS juga rentan terjadi di sejumlah kegiatan, dan hal ini agaknya sudah hal biasa di kalangan dunia pendidikan, namun oknum-oknum dari pihak pemeriksaan seakan tutup mata dan kongkalikong Dengan kuasa pengguna anggaran atau oknum kepsek.
Wartawan media ini berusaha untuk mendapatkan klarifikasi dari kepala sekolah, dengan mengirimkan surat konfirmasi terkait alokasi dana BOS, hingga berita ini di terbitkan belum memberikan jawaban.
Dugaan penggelembungan anggaran juga di sinyalir terjadi pada kegiatan pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain,
pembayaran honor serta pada sejumlah kegiatan sekolah lainya.
Sesuai data alokasi dana BOS di UPT SPF SD Negeri 101893 Bangun Rejo, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 yang berpotensi terjadi Mark up anggaran.
Pada tahun 2024 tahap satu Rp 149.240.000, untuk biaya pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 27.203.400, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 4.800.000, pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 20.800.722, pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 5.850.066, pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 2.600.000, langganan daya dan jasa Rp 6.253.800, pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 10.331.700, pembayaran honor Rp 71.400.000. Total Dana Rp 149.239.688.
Tahap dua Rp 149.240.000, untuk biaya pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 13.380.000, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 8.030.000, pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 11.520.246, pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 22.625.800, langganan daya dan jasa Rp 6.253.800, pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 4.695.966, penyediaan alat multimedia pembelajaran
Rp 17.334.500, pembayaran honor
Rp 65.400.000. Total Dana Rp 149.240.312.
(mula manik)










