KARAWANG-Zonadinamikanews.com. Diduga akibat data terbongkar, pihak SMK Texmaco Purwasari Kabupaten Karawang, Jawa Barat langsung mengubah data, yang awal tercatat Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan, dirubah menjadi penyediaan alat multimedia pembelajaran.
Dugaan kegiatan fiktif akan Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan yang menghabiskan anggaran dana BOS hingga ratusan juta juta rupiah yang bersumber dari APBN tersebut, pasalnya Ketika media ini melayangkan surat konfirmasi terkait kegiatan tersebut, tiba-tiba nama kegiatan tersebut berubah menjadi penyediaan alat multimedia pembelajaran, diduga sengaja untuk mengelabui public atas pembiayaan kegiatan tersebut.
Bahkan kepala sekolah selalu menghindar bila ingin melakukan klarifikasi, oknum kepsek disinyalir menyetir tenaga satpam agar tidak memperbolehkan wartawan masuk ke lingkungan sekolah, baik silahturahmi maupun konfirmasi, dengan alasan kepala sekolah tidak berada di tempat.
Kejanggalan lain yang timbul juga terkait jumlah siswa penerima dana BOS, dalam dapodik sekolah, jumlah siswa hanya mencapai 363, berbanding terbalik dengan jumlah siswa penerima dana BOS yang mencapai 860 siswa pada tahun 2023 dan tahun 2024 jumlah siswa 891, berbandingan jumlah siswa penerima dana BOS dengan jumlah siswa yang tercatat dalam dapodik cukup mencurigakan yang terindikasi terjadi dugaan jumlah siswa “fiktif.”
Selain dugaan mark up alokasi dana BOS, dana Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) berasal dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, diduga ajang korupsi, pasalnya, sejak tahun 2023-2024 sejumlah siswa masih kerap di bebankan membayar sejumlah kegiatan, bahkan siswa yang mengalami tunggakan, akan mendapat sanksi saat tiba ujian di sekolah.
Beberapa sumber yang berlatar belakang pendidik juga membenarkan, bahwa Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan rawan sekali sebagai kegiatan fiktif di sekola, apalagi penggelembungan anggaran, juga pada pembayaran akan kegiatan Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain, Administrasi kegiatan sekolah.
“Dulu kegiatan eskul, sekarang di ganti jadi kegiatan pembelajaran dan bermain, kegiatan ini sangat rawan terjadi mark up anggaran, juga tidak perna ada cerita di sekolah, bahwa siswa mendapatkan tambahan gizi, seperti pemberian vitamin dll” tegas sumber tersebut.
Sesuai data yang di dapatkan media ini terkait alokasi dana BOS di SMK Texmaco Purwasari Kabupaten Karawang, Jawa Barat sejak tahun 2023 yang diduga rawan terjadi mark anggaran, berikut datanya.
Tahun 2023 tahap satu SMK Texmaco Purwasari mendapatkan dana BOS Rp 696.600.000 untuk Jumlah Siswa Penerima 860, Tanggal Pencairan 20 Februari 2023, untuk biaya kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 4.837.000, Pengembangan perpustakaan Rp 11.600.000, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 3.735.000, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 1.013.500, Administrasi kegiatan sekolah Rp 33.993.250, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 9.900.000.
Langganan daya dan jasa Rp 35.918.900, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 28.145.000, Penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama Rp 46.940.000, Penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB Rp 60.379.000, Pembayaran honor Rp 239.683.200. Total Dana Rp 476.144.850
Tahap dua Rp 696.600.000 untuk Jumlah Siswa Penerima 860, Tanggal Pencairan 25 Juli 2023, untuk biaya kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 275.000, Pengembangan perpustakaan Rp 11.600.000, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 11.149.400, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 1.023.000, Administrasi kegiatan sekolah Rp 101.373.500, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 3.790.000, Langganan daya dan jasa Rp 44.673.650, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 395.357.400.
Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan Rp 121.050.000, Penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama Rp 3.580.000, Pembayaran honor Rp 223.183.200. Total Dana Rp 917.055.150
Tahun 2024 tahap satu Rp 721.710.000 untuk Jumlah Siswa Penerima 891 di cairkan 18 Januari 2024 untuk biaya kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 5.891.300, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 14.351.000, Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 864.500, Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 30.665.000, Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 280.000, Langganan daya dan jasa Rp 37.215.700, Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 150.066.300.
Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan Rp 36.500.000 000 (yang tiba-tiba beruba jadi penyediaan alat multi media-red) Pembayaran honor Rp 98.187.600 Pembayaran honor Rp 223.813.200. Total Dana Rp 597.834.600
Tahap dua Rp 721.710.000 untuk Jumlah Siswa Penerima 891, Tanggal Pencairan 27 Agustus 2024, untuk anggaran Penerimaan Peserta Didik baru Rp 500.000, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 73.253.000, Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 863.600, Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 29.770.500, Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 1.480.000, Langganan daya dan jasa Rp 47.075.000, Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 308.087.100.
Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan Rp 170.897.000 (yang tiba-tiba beruba jadi penyediaan alat multi media-red), Pembayaran honor Rp 3.810.000, Pembayaran honor Rp 209.683.200. Total Dana Rp 845.419.400.
Surat klarifikasi yang kirimkan oleh media ini pada pihak SMK Texmaco Purwasari, hingga berita di terbitkan, pihak sekolah belum memberikan jawaban atas sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh media ini. (red)










