SIDOARJO-Zonadinamikanews.Temuan penyimpangan penggunaan material dan penyimpangan teknis di kegiatan beberapa proyek tender besar, beraroma gratifikasi yang menyangkut pihak dinas terkait. Hal ini terbukti beberapa awak media yang kerap berkordinasi dan konfirmasi kepada Mahmud selaku Kepala Dinas PUBMSDA (Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air), dan selaku PA (Pengguna Anggaran), selalu bungkam.
Hal ini di sampaikan rekan rekan media online dan cetak serta LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), salah satunya Rahmad,” Seringkali rekan rekan seprofesi kita, berkonfirmasi dan kordinasi temuan penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara ke pihak PUBMSDA, agar menyelamatkan keuangan negara, lewat nomor pribadi aplikasi mesenger, selalu di abaikan,” terangnya.
Hal senada disampaikan Nur Hasan yang berlembaga antikorupsi,” Ya, Dinas PUBMSDA tidak pernah menanggapi masukan, ataupun peringatan, kami menduga kuat, oknum oknum Dinas beraroma konspirasi ikut serta dalam jaringan pelaku korupsi yang sudah tertata sedemikian rupa, salah satu contoh sidak yang di lakukan Wakil Bupati, dan Bupati Sidoarjo, banyak temuan penyimpangan, baik keterlambatan waktu, ataupun penyimpangan material, dan teknis, apakah oknum Dinas sebagai PPK ataupun PA hanya sebuah boneka ?!, sampai pimpinan dan wakil daerah yang turun sidak.” Terangnya.
(dr)























