ADVERTISEMENT
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI
  • Login
ZonaDinamikaNews
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
ZonaDinamikaNews
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
Home Peristiwa

Penumpang KAI di Stasiun Naras Dipersulit Oknum Petugas

Penumpang pun kecewa

zonadinamikanews by zonadinamikanews
24 September 2025
in Peristiwa
A A
0
237
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG PARIAMAN-Zonadinamikanews.com,-
Ceritanya, seorang penumpang dewasa yang telah membeli tiket secara resmi melalui aplikasi Access by KAI—aplikasi digital yang diklaim mempermudah pembelian tiket dan meminimalisasi kerumitan administratif—tetap diminta menunjukkan KTP asli untuk dicocokkan dengan data tiket oleh salah seorang petugas.

Permintaan itu sontak menimbulkan pertanyaan di kalangan penumpang lain. “Kalau sudah beli tiket lewat aplikasi dengan identitas yang jelas, kenapa masih harus diverifikasi manual dengan KTP? Bukankah aplikasi itu sudah terhubung langsung dengan data penumpang?” ujar salah seorang penumpang dengan nada kecewa.

BacaJuga ...

Kepsek Bungkam, Pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Sinunukan Jadi Sorotan

4 hari ago
Gemuruh PLTP Sarulla Guncang Silangkitang-Sigurunggurung

Gemuruh PLTP Sarulla Guncang Silangkitang-Sigurunggurung

1 minggu ago
Jasad Korban Tenggelam di Sungai Aek Batang Toru Telah Ditemukan

Jasad Korban Tenggelam di Sungai Aek Batang Toru Telah Ditemukan

2 minggu ago

Kritik Mengalir ke Petugas
Tindakan petugas tersebut mendapat sorotan tajam. Para pengguna jasa KAI menilai perilaku semacam itu tidak hanya tidak profesional, tapi juga berpotensi merendahkan penumpang. Alih-alih memberi rasa nyaman, pelayanan yang dirasakan justru sebaliknya: menyulitkan.

Bahkan, ada penumpang yang mengaku sempat merasa diperlakukan kurang sopan. “Rasanya seperti ditertawakan di depan umum. Padahal kita sudah ikuti prosedur, beli tiket lewat aplikasi resmi, tapi tetap diperlakukan seolah salah,” ujar seorang penumpang paruh baya yang rutin menggunakan kereta rute Pariaman–Padang.

Inkonsistensi Aturan, Jadi Tanda Tanya
Yang paling banyak dipertanyakan adalah inkonsistensi penerapan aturan. Dari informasi penumpang, hanya Stasiun Naras yang menerapkan prosedur ketat pengecekan KTP sebelum naik kereta. Sementara stasiun lain, mulai dari Pauh Kambar, Lubuk Alung, hingga Simpang Haru Padang, tidak memberlakukan hal serupa.

Hal ini menimbulkan kebingungan sekaligus rasa tidak adil. “Kalau memang aturan resmi, seharusnya berlaku di semua stasiun. Jangan hanya di Naras. Penumpang jadi bingung dan merasa diperlakukan berbeda,” ungkap seorang pengguna kereta yang ditemui di lokasi.

Digitalisasi yang Jadi Formalitas?
Prosedur berlapis tersebut juga menimbulkan tanda tanya besar tentang efektivitas digitalisasi layanan tiket KAI. Salah satu tujuan utama aplikasi Access by KAI adalah menghadirkan efisiensi: penumpang tidak perlu repot membawa tiket fisik karena data sudah tersimpan rapi dalam sistem.

Namun, ketika tiket digital tetap harus diverifikasi secara manual dengan KTP, banyak penumpang menilai kepraktisan itu hilang. “Digitalisasi ini seharusnya solusi. Tapi kalau masih ribet dengan verifikasi manual, sama saja bohong. Aplikasi hanya jadi formalitas,” sindir seorang penumpang muda.

Harapan Penumpang: Ada Kepastian, Bukan Kebingungan
Banyak pihak berharap PT Kereta Api Indonesia segera memberi penjelasan resmi terkait kebijakan di Stasiun Naras. Jika memang prosedur pengecekan KTP merupakan bagian dari standar operasional perusahaan (SOP), maka seharusnya diberlakukan secara menyeluruh di seluruh stasiun, agar penumpang tidak kebingungan dan merasa diperlakukan berbeda.

Sebaliknya, jika itu hanyalah inisiatif lokal, maka perlu ada evaluasi segera. “KAI harus berani menegur jika ada petugas yang menerapkan aturan sendiri-sendiri. Karena yang dirugikan adalah penumpang. Mereka membayar tiket, mereka berhak mendapat pelayanan yang baik,” tegas seorang warga Pariaman yang ikut memberikan kritik.

Menunggu Respons dari KAI
Hingga kini, keluhan para penumpang masih bergema, terutama di media sosial dan grup percakapan masyarakat pengguna kereta api rute Pariaman–Padang. Publik menanti klarifikasi dari manajemen KAI Divre II Sumbar, apakah benar ada aturan resmi yang mewajibkan pengecekan KTP di setiap boarding, ataukah hal ini hanya terjadi karena miskomunikasi dan perbedaan interpretasi petugas lapangan.

Yang jelas, peristiwa di Stasiun Naras ini membuka diskusi lebih luas soal kualitas pelayanan publik, konsistensi aturan, dan komitmen digitalisasi transportasi. Penumpang berharap, ke depan tidak ada lagi kebingungan serupa, sehingga perjalanan kereta benar-benar bisa dinikmati dengan nyaman dan praktis, sesuai janji transformasi layanan yang digaungkan KAI.

(TIM)

Previous Post

Dugaan Korupsi di Nagari Campago Selatan Padang Pariaman

Next Post

Kegiatan Perluasan SPAM Damarsih Kec Buduran, Berpotensi Merugikan Negara

zonadinamikanews

zonadinamikanews

Mengungkap Fakta Dalam Berita

Berita Serupa

Peristiwa

Kepsek Bungkam, Pengelolaan Dana BOS di SMAN 1 Sinunukan Jadi Sorotan

10 Juni 2026
Gemuruh PLTP Sarulla Guncang Silangkitang-Sigurunggurung
Peristiwa

Gemuruh PLTP Sarulla Guncang Silangkitang-Sigurunggurung

5 Juni 2026
Jasad Korban Tenggelam di Sungai Aek Batang Toru Telah Ditemukan
Peristiwa

Jasad Korban Tenggelam di Sungai Aek Batang Toru Telah Ditemukan

28 Mei 2026
Hari Kedua Pencarian ABS Korban Arus Deras Air Batang Toru
Peristiwa

Hari Kedua Pencarian ABS Korban Arus Deras Air Batang Toru

26 Mei 2026
Arus Aek Batang Toru Telan Pemancing, Pencarian ABS Masih Berlanjut
Peristiwa

Arus Aek Batang Toru Telan Pemancing, Pencarian ABS Masih Berlanjut

25 Mei 2026
Dwi Jaya Konsultan, Tidak Mampu Bekerja ?
Peristiwa

Dwi Jaya Konsultan, Tidak Mampu Bekerja ?

22 Mei 2026
Next Post
Kegiatan Perluasan SPAM Damarsih Kec Buduran, Berpotensi Merugikan Negara

Kegiatan Perluasan SPAM Damarsih Kec Buduran, Berpotensi Merugikan Negara

Berpotensi Dugaan Korupsi, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Bawah-Bawah Agama

Kades Parsihotangan Diduga Korupsi Dana Desa, Begini Modusnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Kategori

  • Bidik
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • KESEHATAN
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
  • Tni-Polri
  • Vidio

Recent News

Dugaan Kekerasan Seksual Anak oleh Oknum Pendeta HKBP di Kawal Ketat

Dugaan Kekerasan Seksual Anak oleh Oknum Pendeta HKBP di Kawal Ketat

13 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Calon Tenaga Honor di PDAM Taput Teriak

Korban Dugaan Penipuan Calon Tenaga Honor di PDAM Taput Teriak

12 Juni 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Login

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!