SIBOLGA-Zonadinamikanews.com.Kepala Sekolah SMKN 1 Sibolga, Lumsedia Sitompul berusaha menghindari konfirmasi wartawan dengan memblokir WhatsApp wartawan ZonaDinamikaNews saat dikonfirmasi Penggunaan Anggaran Dana Boss TA 2024.
Saat media melakukan konfirmasi tanggal 5 Mei 2025 melalui via WhatsApp, nomor WhatsApp kepsek masih terlihat ceklis dua, namun tak menjawab wartawan, selang beberapa waktu kemudian ketika media mencoba menghubungi menjadi ceklis satu tepat 15 Mei 2025 sampai sekarang.
Patut diduga keras oknum istri wakil walikota Sibolga ini bernama Lumsedia Sitompul, berusaha menghindari wartawan, saat media melakukan konfirmasi terkait alokasi dana BOS di SMKN 1 Sibolga, yang di pimpinnya sebagai kepala sekolah.
Ketika wartawan berusaha untuk menemuiNya di sekolah, Salah satu staf yang berada di POS mengarahkan wartawan ketemu Humas , lagi-lagi Humas juga tidak merespon sama sekali, dan POS Penjaga juga menyarankan agar selalu melakukan kunjungan ke Sekolah sampai mereka mau menerima kehadiran Awak Media, dan memang harus begitu dilakukan, sama seperti halnya Wartawan lainnya. terang satpam.
Tindakan menghindar dari wartawan tersebut sangat di sayangkan, selaku istri pejabat publik, idealnya harus selalu terbuka untuk siapapun, sebab jabatan itu hanya sesaat dan bukan jabatan abadi.
Adapun tujuan wartawan media ini untuk melakukan klarifikasi terkait alokasi dana BOS yang di sekolah yang terindikasi terjadi Mark up anggaran di sejumlah kegiatan.
Sesuai data yang di miliki media ini,
SMKN 1 Sibolga mendapatkan dana BOS tahun 2024 tahap satu Rp 711.895.000 untuk biaya penerimaan Peserta Didik baru Rp 1.332.000, pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 2.000.000, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain
Rp 47.413.000, pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 9.300.000.
Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 175.974.702, pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 11.890.000, langganan daya dan jasa Rp 30.244.377, pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 189.557.000, penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 52.000.000, pembayaran honor Rp 97.250.000, pembayaran honor Rp 48.000.000. Total Dana Rp 664.961.079.
Tahap dua Rp 690.539.786 untuk biaya penerimaan Peserta Didik baru
Rp 7.275.000, pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 199.958.500, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain
Rp 73.334.500, pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 26.030.000
Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 219.443.493, pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 20.955.000, langganan daya dan jasa Rp 31.689.482, pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 113.630.800, penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 3.500.000, pembayaran honor Rp 24.470.000, pembayaran honor
Rp 38.000.000.Total Dana Rp 758.286.775. ( N.P )











