KOTA DEPOK-Zonadinamikanews.com. Sedikitnya Rp.460.800.000 berhasil di kumpulkan oleh pihak SMPN 12 kota depok dari 360 siswa, setiap siswa di bebankan biaya Rp.1.280.000 guna mengadakan Study tour dari Depok ke Bandung.
Acara tersebut di laksanakan sekitar bulan februari tahun 2025, anehnya, acara tersebut hanya sebatas jalan-jalan saja ke salemba dan mesjid Gym.
Maka sejumlah orang tua media, bahwa study tour ini hanya sebuah akal jahat pihak sekolah guna mendapatkan uang dari sejumlah orang tua murid.
“Menurut kami acara study tour yang di selenggarakan oleh SMPN 12 Kota Depok dengan tujuan ke bandung hanya akal busuk saja, selain hanya 1 hari pulang-pergi, siswa harus di bebankan Rp.1.280.000, jadi uang terkumpul mencapai Rp.460.800.000 dari 360 siswa tersebut pakai kemana saja, ironisnya lagi, jalan-jalan tersebut 25 orang yang katanya guru pendamping, berarti siswa yang membiayai, ini sudah sangat keterlaluan perilaku pendidik yang tidak memberikan contoh yang baik pada siswa, ucap orang tua murid.
“Pada bulan Februari 2025 ada Study tour SMPN 12 kota depok, jumlah siswa yang berangkat 360 siswa biaya Rp.1.280.000, bila di total Rp.460.800.000, berangkat bersama guru pendamping 25 orang tujuan salemba dan mesjid Gym, dan ternyata kegiatan hanya 1 hari, ini sudah sangat luar biasa, mereka paksakan siswa harus menghabiskan duit orang tua Rp.1.280.000, lalu uang itu di pakai untuk apa saja, luar biasa jahatnya, mustahil bisa habis biaya sebesar itu” tambah seorang orang tua murid.
Seraya berharap, pihak terkait harus menindak oknum kepsek SMPN 12 Kota Depok, Jawa Barat agar tidak semena-mena membuat aturan, apalagi sampai memberatkan orang tua murid.
“Kami berharap pihak terkait mengaudit dana study tour tersebut, sangat tidak mungkin Rp.460.800.000 dalam satu hari di habiskan, dikemanakan uang dari murid tersebut, beruntung ada kebijakan dari gubernur Jawa barat, atas larangan study tour, sehingga ke depan nya orang tua murid tidak terbebani atas kebijakan yang di buat pihak sekolah” ujar ortu murid.
Karena siswa di jadikan jadi sarana proyek mencari keuntungan dengan dalih kegiatan sekolah, mendapat kecaman dari sejumlah orang tua murid, dengan mengatakan “pihak SMPN 12 kota Depok sangat keterlaluan, hanya demi mencari peruntungan, masa acara tour satu hari siswa di bebankan Rp.1.280.000.
Ini jelas-jelas pungli berkedok study tour dan menyiksa orang tua murid, kami benar-benar di peras dalam kegiatan study tour yang dilaksanakan pihak sekolah, tambahnya.
Kepala Sekolah SMPN 12 Kota Depok Mu’awanah saat di temui di sekolah membenarkan acara study tour tersebut.
” Acara study tour itu kami laksanakan, sebelum KDM dilantik jadi gubernur Jawa barat” jawabnya singkat diruang kerjanya Jumat 23/5.(Tim)











