TAPSEL-Zonadinamikanews.com. Saat media ini melakukan upaya klarifikasi kepada pihak SMAN 1 Batang Angkola, Tapnuli Selatan terkait alokasi dana BOS yang diduga rawan terjadi praktek korupsi dengan monus dugaan penggelembungan anggaran, seperti pada kegiatan Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan Rp 83.900.000 tahun anggaran 2023, bahwa muncul pengakuan siswa tidak perna mendapatkan makanan tambahan gizi baik vitamin dari pihak sekolah. Anggaran Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 59.036.450+ Rp 118.711.130 bahwa pihak sekolah melibatkan murid senior untuk melatih eskul, tapi tidak mendapat honor, artinya honor di ambil guru itu sendiri, dan siswa disuruh membeli keperluan untuk eskul.
Dugaan mark up anggaran pun diduga keras terjadi di sejumlah kegiatan sekolah dari tahun 2023-2024 sehingga sangat berpotensi terjadinya kerugian keuangan negara.
Anehnya, salah seorang guru pada media ini mengatakan seakan berusaha mengalihkan issu, dengan mengatakan, percuma mengusut soal dana BOS, lebih baik kalian membongkar dugaan korupsi bendahara, karena kasusnya lebih parah, pesan oknum guru tersebut.
“Tidak seberapalah, apa yang kalian dapatkan nanti, lebih baik kasus korupsi bendahara saja biar lebih besar” pesan oknum guru tersebut.
Sementara itu, salah seorang sumber mengatakan dan memintah para media untuk pro aktif menyikapi akan penggunaan dana BOS di sekolah SMAN 1 Batang Angkola, Tapanuli Selatan , dugaan korupsi tersebut sangat berpotensi terjadi, seperti pada kegiatan pembiayaan administrasi kegiatan sekolah, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah, termasuk Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan, penggaran di kegiatan ini sangat rawan penggelembungan anggaran atau berpotensi kegiatan fiktif.
Hasil pemeriksaan inspektorat atau dinas lainya tidak ada jaminan, tidak mungkin jeruk makan jeruk, tapi kalua penegak hukum yang usut pasti kena, karena tidak ada kepsek yang tidak melakukan dugaan mark up anggaran di sejumlah kegiatan sekolah yang di danai oleh BOS, maka dengan itu saya sangat setujuh kalua wartawan aktif menyororti biar menjadi atensi penegak hukum, pesan sumber.
Sejumlah pertanyaan yang di ajukan media terkait alokasi dana BOS tahun 2023-2024 pada pihak SMAN 1 Batang Angkola.
- Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan tahun 2023 Rp 83.900.000 pemberian gizi untuk siswa, jenis makanan atau vitamin apa saja yang di berikan pada siswa?
- Pengembangan perpustakaan tahun 2023 Rp 358.400.400+ Rp 65.180.000 Tahun 2024 Rp 455.525.600+ Rp 175.500.000 jenis buku apa saja dan berapa banyak yang belanjakan sejak tahun 2023 sampai 2024.
- Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler tahun 2023 Rp 59.036.450+ Rp 118.711.130 4. Tahun 2024 Rp 8.000.000+ Rp 67.133.210 siapa saja yang di libatkan? Dan berapa honor yang di bayarkan pada pelatih?
- Administrasi kegiatan sekolah tahun 2023 Rp 42.945.150+ Rp 123.807.096 tahun 2024 Rp 28.454.200+ Rp 105.760.200 mohon di jelaskan, apa saja yang belanjakan?
- Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah tahun 2023 Rp 52.705.000+ Rp 52.705.000 Tahun 2024 Rp 10.901.400+ Rp 111.115.606 mohon di jelaskan, apa saja sapras yang di perbaiki?
Sementara dugaan mark up anggaran dalam pengalokasian dana BOS sejak tahun 2023-2024 di SMAN Batang Angkola, tahun 2023 Tahap satu Rp 566.366.172 Untuk Jumlah Siswa Penerima 774 Tanggal Pencairan 17 April 2023 , pada biaya Penerimaan Peserta Didik baru Rp 7.710.000, Pengembangan perpustakaan Rp 358.400.400, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 59.036.450, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 2.280.000, Administrasi kegiatan sekolah Rp 42.945.150, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 1.546.000, Langganan daya dan jasa Rp 30.765.288, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 7.625.000, Pembayaran honor Rp 65.940.000 Total Dana Rp 576.248.288
Tahap dua Rp 607.590.000 Untuk Jumlah Siswa Penerima 774 Tanggal Pencairan 25 Juli 2023 untuk biaya kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 2.550.000 , Pengembangan perpustakaan Rp 65.180.000, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 118.711.130, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 33.954.590, Administrasi kegiatan sekolah Rp 123.807.096, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 23.182.000, Langganan daya dan jasa Rp 30.643.588, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 52.705.000, Penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan Rp 83.900.000, Pembayaran honor Rp 65.940.000 Total Dana Rp 600.573.404.
Tahun 2024 tahap satu Rp 609.160.000 Untuk Jumlah Siswa Penerima 776, Tanggal Pencairan 18 Januari 2024 untuk biaya kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 5.059.800, Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 455.525.600, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 8.000.000, Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 3.420.000, Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 28.454.200, Langganan daya dan jasa Rp 31.419.898, Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 10.901.400, Pembayaran honor Rp 61.980.000 Total Dana Rp 604.760.898.
Tahap dua Rp 570.801.692 Untuk Jumlah Siswa Penerima 776, Tanggal Pencairan 12 Agustus 2024 1. Penerimaan Peserta Didik baru Rp 3.150.000, Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 175.500.000, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 67.133.210 4. Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 33.084.590, Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 105.760.200, Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 23.800.000, Langganan daya dan jasa Rp 30.557.688, Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 111.115.606, Pembayaran honor Rp 61.860.000 Total Dana Rp.611.961.294. (tim) bersambung











