KARAWANG-Zonadinamikanews.com. Pemukulan terhadap seorang mandor proyek pada 5 Juli 2025 yang tterjadi di jalan di Dusun Sukamulya, RW 009, Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, yang menghebohkan warga setempat. Mandor bernama Bonet menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal saat sedang mengawasi pekerjaan pada malam hari. Diduga pelaku meminta uang koordinasi atau uang lingkungan.
Kejadian bermula saat pelaku mendatangi lokasi proyek dan sempat menanyakan sesuatu kepada pekerja lain. Namun, tiba-tiba pelaku menyerang Bonet hingga mengalami luka-luka dan lebam di beberapa bagian tubuh. Peristiwa ini terjadi di area pekerjaan yang seharusnya aman bagi para pekerja.
Ustadz Beton yang disebut-sebut sebagai pelaksana proyek, bahwa kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di Kecamatan Kotabaru.
“Ini sudah yang kedua kalinya kejadian seperti ini terjadi di Kecamatan yang sama. Sebelumnya, mandor Ucok juga pernah menjadi korban serupa. Kini, karyawan saya, Bonet, yang menjadi sasaran,” ujar Ustadz Beton saat ditemui awak media, Sabtu (5/7/2025).
Ustadz Beton menegaskan bahwa keselamatan para pekerja menjadi prioritas utama dan tidak akan tinggal diam atas insiden tersebut.
“Untuk hal ini, saya tidak akan tinggal diam. Keselamatan dan perlindungan keamanan pekerja adalah yang utama. Saya juga akan membawa kasus ini ke ranah hukum agar pelaku mendapatkan tindakan tegas, karena ini merupakan tindakan premanisme,” tegasnya.
Peristiwa inipun berujung laporan ke Polres Karawang untuk memastikan keamanan para pekerja di lapangan dan mencegah insiden serupa terulang.
Atas peristiwa tersebut, reaksi keras dari warga setempat Bernama Gunadi Goreng dan Dadi Mulyadi, menegaskan, bahwa tindakan tersebut adalah sebagai bentuk premanisme yang merusak nama baik warga Dusun Sukamulya desa Pucung kotabaru.dan juga menimbulkan keresahan di lingkungan proyek.
Ditegaskan, Permintaan uang semacam itu dengan dalih kompensasi tanpa dasar yang jelas ,bisa masuk dalam kategori pemerasan ,apalagi jika berujung pada kekerasan.
dan saya ingin klarifikasi insiden tersebut bahwa oknum preman berinisial ( H.I) yang telah memukul dan melakukan kekerasan terhadap mandor bonet,bukan warga dusun Sukamulya desa Pucung.
Dengan kejadian tersebut pengecoran jalan jadi berhent,Dan saya bersama aparat setempat tokoh masyarakat akan mengawal pengecoran tersebut dan mohon kepada pihak pelaksana agar pengecoran jalan segera di mulai lagi. ( Dadang )












