TANGERANG — Zonadinamikanews.Pemerintah Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka pembahasan dan pengesahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) serta Daftar Usulan RKPDes (DU-RKPDes) Tahun 2028.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di kediaman Kepala Desa Cikasungka. Musrenbangdes dihadiri oleh Kepala Desa Cikasungka H.M. Supriyadi, S.IP. beserta jajaran pemerintah desa, Babinsa, Staf jajaran kecamatan solear, Puskesmas, para kepala dusun (Kadus), Ketua RW dan RT, Para Guru,PKK,BPD,LPM,Pendamping Desa ,katar desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Musrenbangdes menjadi salah satu forum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah desa dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai usulan masyarakat dibahas, mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga sejumlah kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat lainnya. Selain penyampaian usulan, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab antara masyarakat dan pemerintah desa.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam sesi diskusi adalah persoalan akses pendidikan tingkat SMA. Salah seorang warga menyampaikan keluhan terkait keterbatasan daya tampung sekolah, khususnya mengenai banyaknya warga Desa Cikasungka yang mengalami kesulitan untuk masuk ke SMA Negeri 27.
Warga berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah, mengingat pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang perlu mendapatkan dukungan dan solusi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Cikasungka menjelaskan bahwa salah satu kendala dalam upaya menghadirkan atau menambah fasilitas sekolah di wilayah Desa Cikasungka adalah ketersediaan lahan.
“Kendalanya di penyediaan lahan,” ujar Kepala Desa Cikasungka dalam menanggapi aspirasi warga.
Kepala Desa Cikasungka juga mengungkapkan bahwa setiap musim penerimaan murid baru, banyak ibu-ibu yang datang dan menangis karena anak mereka tidak dapat bersekolah. Menurutnya, banyak warga Desa Cikasungka yang akhirnya bersekolah di luar desa maupun di luar Kecamatan Solear.
“Apabila musim penerimaan murid baru, banyak ibu-ibu yang menangis kepada saya karena anaknya tidak bisa bersekolah. Banyak warga Cikasungka yang bersekolah di luar Desa Cikasungka dan Kecamatan Solear. Bahkan, banyak warga saya yang bersekolah di Tenjo, Kabupaten Bogor. ” ujarnya.
Persoalan pendidikan tersebut diharapkan dapat terus dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama, baik melalui pemerintah desa maupun dengan pemerintah daerah dan pihak terkait, sehingga kebutuhan pendidikan masyarakat Desa Cikasungka dapat terpenuhi secara lebih optimal.
Melalui Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Cikasungka berharap seluruh usulan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan Musrenbangdes berlangsung dalam suasana terbuka dan partisipatif. Pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen untuk mendorong pembangunan Desa Cikasungka agar semakin maju serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.(Ilham)













