ADVERTISEMENT
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI
  • Login
ZonaDinamikaNews
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
ZonaDinamikaNews
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
Home Nasional

Miris! Pemkab Purwakarta Punya Utang Rp.20 Miliar ke BPJS

Aktivis: Jangan Korbankan Pembangunan

zonadinamikanews by zonadinamikanews
19 April 2026
in Nasional
A A
0
165
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PURWAKARTA-Zonadinamikanews.Pernyataan Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, terkait beban utang daerah sebesar Rp20,86 miliar menuai sorotan tajam. Di tengah kekhawatiran kondisi fiskal, muncul kritik keras yang mempertanyakan arah kebijakan pemerintah saat ini.

Aktivis dari Lembaga Kajian Kebijakan Publik Analitika Purwakarta, Rizky Widya Tama, menilai narasi utang tidak seharusnya dijadikan tameng untuk melambatnya pembangunan.

BacaJuga ...

BGN Diminta Jangan Tutup Mata Tenggat Lewat, Suplayer MBG Taput Belum Dibayar

BGN Diminta Jangan Tutup Mata Tenggat Lewat, Suplayer MBG Taput Belum Dibayar

6 hari ago
DPRD Kabupaten Karawang Hadiri Upacara Harkitnas Ke-118 di Plaza Pemda

DPRD Kabupaten Karawang Hadiri Upacara Harkitnas Ke-118 di Plaza Pemda

2 minggu ago
Dinas SDA Jabar Raker Pansus Ranperda & HDA Bersama DPRD Provinsi Jabar

Dinas SDA Jabar Raker Pansus Ranperda & HDA Bersama DPRD Provinsi Jabar

2 minggu ago

“Utang itu memang kewajiban yang harus dibayar. Tapi kalau dijadikan alasan utama kondisi fiskal hari ini, itu terlalu sempit cara pandangnya,” tegas Rizky kepada media, Rabu (15/4).

Ia menekankan bahwa dalam prinsip pemerintahan, kesinambungan (continuity of government) memang menuntut setiap rezim untuk menyelesaikan kewajiban sebelumnya. Namun, menurutnya, hal itu tidak boleh mematikan gerak pembangunan yang justru dibutuhkan masyarakat.

Dalam pernyataannya, Rizky juga mengungkap fakta lain yang dinilai perlu dibuka secara transparan. Ia menyebut bahwa utang bukanlah persoalan baru di Purwakarta.

“Perlu diingat, sebelum kepemimpinan sebelumnya, utang daerah juga pernah menyentuh angka sekitar Rp130 miliar. Artinya ini siklus, bukan hal baru. Tinggal bagaimana dikelola,” ujarnya.

Ia bahkan mempertanyakan apakah pemerintah saat ini sudah benar-benar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap neraca utang daerah.

“Coba dicek lagi secara utuh. Jangan hanya fokus pada satu angka lalu dijadikan narasi besar,” tambahnya.

Lebih jauh, Rizky mendorong adanya pendekatan yang lebih cerdas dalam pengelolaan utang, seperti skema restrukturisasi atau pembayaran bertahap agar tidak menekan anggaran secara drastis.

Menurutnya, publik berhak curiga jika utang terus dijadikan alasan, sementara upaya menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum terlihat maksimal.

“Jangan-jangan ini jadi alasan yang terlalu mudah untuk menutupi belum optimalnya kinerja peningkatan PAD,” ujarnya lugas.‎Ia menegaskan, utang Rp20,86 miliar adalah fakta yang harus diselesaikan, tetapi tidak boleh menjadi penghambat pembangunan. Masyarakat, kata dia, membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar pengulangan narasi kesulitan anggaran.

“Jangan terus-menerus menjadikan masa lalu sebagai kambing hitam. Publik butuh kerja nyata,” katanya.
Sorotan juga datang dari keresahan masyarakat yang mulai mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran di masa lalu. Ketika utang disebut besar, namun pembangunan infrastruktur dinilai belum merata, muncul tanda tanya besar.

“Kalau utangnya besar, tapi jalan masih rusak dan fasilitas minim, wajar publik bertanya, ke mana anggaran itu dulu digunakan?” ucapnya.

Terkait rencana efisiensi anggaran, Rizky menilai langkah tersebut pada dasarnya tepat, namun harus dilakukan secara selektif dan tidak menyentuh sektor vital.

“Efisiensi jangan sampai salah sasaran. Pangkas yang tidak prioritas seperti perjalanan dinas atau belanja rutin, bukan layanan publik,” jelasnya.

Ia mengingatkan, jika kebijakan fiskal justru berdampak pada terhentinya program strategis atau pembiaran infrastruktur rusak, maka masyarakat kecil yang akan menanggung akibatnya.

“Menjadi pemimpin itu artinya siap menyelesaikan masalah, bukan hanya menyampaikan beban. Tantangannya di situ,” pungkasnya. (raka)

Previous Post

Oknum Anggota Polres Depok Diduga Terima Fee Rp 16 Miliar

Next Post

Polresta Barelang Amankan 102 Kendaraan Knalpot Brong dan Balap Liar

zonadinamikanews

zonadinamikanews

Mengungkap Fakta Dalam Berita

Berita Serupa

BGN Diminta Jangan Tutup Mata Tenggat Lewat, Suplayer MBG Taput Belum Dibayar
Nasional

BGN Diminta Jangan Tutup Mata Tenggat Lewat, Suplayer MBG Taput Belum Dibayar

30 Mei 2026
DPRD Kabupaten Karawang Hadiri Upacara Harkitnas Ke-118 di Plaza Pemda
Nasional

DPRD Kabupaten Karawang Hadiri Upacara Harkitnas Ke-118 di Plaza Pemda

21 Mei 2026
Dinas SDA Jabar Raker Pansus Ranperda & HDA Bersama DPRD Provinsi Jabar
Nasional

Dinas SDA Jabar Raker Pansus Ranperda & HDA Bersama DPRD Provinsi Jabar

20 Mei 2026
Aktivis Bung Gary Siagian Soroti Ketimpangan Hubungan Industrial dan Lemahnya Jaminan Sosial
Nasional

Aktivis Bung Gary Siagian Soroti Ketimpangan Hubungan Industrial dan Lemahnya Jaminan Sosial

1 Mei 2026
Dr. Harjito B Perintahkan  Yayasan Bisukma Group di Taput Bayar Tunggakan MBG
Nasional

Dr. Harjito B Perintahkan Yayasan Bisukma Group di Taput Bayar Tunggakan MBG

21 April 2026
Rahmat Siregar Terima Mandat Untuk Pimpin PAN di Tapanuli Utara
Nasional

Rahmat Siregar Terima Mandat Untuk Pimpin PAN di Tapanuli Utara

8 April 2026
Next Post
Polresta Barelang Amankan 102 Kendaraan Knalpot Brong dan Balap Liar

Polresta Barelang Amankan 102 Kendaraan Knalpot Brong dan Balap Liar

Oknum Inspektorat Tapteng Diduga Rekayasa Hasil Pemeriksaan

Diduga Ada Kegiatan "Fiktif" Alokasi Dana BOS di SMAN 1 Tanjung Morawa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Kategori

  • Bidik
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • KESEHATAN
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
  • Tni-Polri
  • Vidio

Recent News

Oknum Inspektorat Tapteng Diduga Rekayasa Hasil Pemeriksaan

Penggunaan APBD di RSUD dr. Husni Thamrin Madina Berbau Korupsi

4 Juni 2026
Dalam Penilaian PKK Sumut, Puskesmas Sitadatada dan Situmeang Habinsaran

Dalam Penilaian PKK Sumut, Puskesmas Sitadatada dan Situmeang Habinsaran

4 Juni 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Login

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!