TAPSEL-Zonadinamikanews.com. Dunia Pendidikan di tapanuli selatan saat ini tengah di sorot banyak pihak akibat sejumlah biaya yang di bebankan pada sejumlah siswa, bahkan banyak pihak menuding, bahwa dunia Pendidikan sudah kerap di jadikan ajang korupsi oleh sejumlah pihak yang berlabel pendidik.
Kini SMKN 1 Batang Angkola pun menjadi perbincangan hangat di kalangan aktivis dan juga kalangan media, oknum kepsek, ibarat mencari jarum dalam sekam, karena sulit untuk bertemu dengan media, hal itu diduga, oknum kepsek SMKN 1 Batang angkola yang beralamat Jalan Mandailing Batu, Benteng Huraba, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara, dicurigai karena rawan melakukan dugaan penyalagunaan dana BOS.
Pungutan bayar Uang SPP sebesar Rp.40.000,- per satu siswa di tahun Pelajaran 2023/2024 dan di tahun ajaran 2024/2025 siswa membayar Rp.45.000,- per siswa, artinya dari tahun lalu naik sebesar Rp.5.000,- per siswa.
Sejumlah siswa yang PKL asal sekolah SMKN 1 Batang Angkola membayar Uang SPP sebesar Rp.45.000,- per siswa di Tahun ini 2024, namun di Tahun 2023 lalu dikenakan Rp. 450.000,- per siswa”.
Bahkan Ketika wartawan media ini berusaha untuk melakukan konfirmasi dengan mengirimkan surat konfirmasi, oknum kepsek tersebut tetap tutup mulut, dan Ketika di temui di sekolah selalu tidak berada, dengan alasan sedang di luar atau di dinas.
“Kepala sekolah sedang tidak ada di sekolah, sedang ada di dinas” kata seorang satpam sekolah pada awak media baru-baru ini.
Informasi dugaan mark up alokasi dana BOS terdapat di sejumlah kegiatan, seperti Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca, Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan, Pemeliharaan sarana dan prasarana, Pembayaran honor, bahkan diduga keras ada kegiatan fiktif.
Berikut alokasi dana BOS SMKN 1 Batang angkola tahun ajaran 2024 yang berpotensi terjadinya mark up anggaran, tahap satu Rp 840.000.000 yang di cairkan 18 Januari 2024 untuk biaya kegiatan sbb;Penerimaan Peserta Didik baru Rp 23.000.000, Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 110.641.000, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 38.215.000, Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 12.822.000.
Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 210.972.800, Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 19.025.000, Langganan daya dan jasa Rp 24.666.880, Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 177.821.200, Penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 37.880.000, Pembayaran honor Rp 39.840.000, Penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB Rp 13.925.000, Pembayaran honor Rp 104.580.000. Total Dana Rp 813.388.880
Tahap dua Rp 839.795.000 yang di cairkan 12 Agustus 2024 untuk biaya kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 6.630.000, Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 28.000.000, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 84.110.000, Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 195.168.720, Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 8.575.000, Langganan daya dan jasa Rp 21.032.780.
Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 286.204.500, Penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 97.500.000, Pembayaran honor Rp 31.560.000.Penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB Rp 3.450.000, Pembayaran honor Rp 104.380.000. Total Dana Rp 866.611.000. (tim)












