SIDOARJO-Zonadinamikanews.com.Kegiatan pemeliharaan/normalisasi saluran sekunder Kemasan, Kecamatan Krian senilai Rp 170.940.000, dengan pengerjaan 60 hari kalender, bersumber dana APBD 2025 Kabupaten Sidoarjo, yang dilaksanakan Cv Bangun Karta, dengan di dampingi konsultan Pengawas Cv WAHANA KREASI ENGINERING. penggunaan anggaran negara ini di tuding ajang cari untung.
Mat duro salah satu warga Kemasan yang tingga tidak jauh dari lokasi kegiatan ini menyampaikan,” Alat Mesin pengaduk material (molen) itu cuman asesoris mas, tidak terpakai, pengadukanya manual, begitu juga material pasirnya banyak debunya (pasir non SNI), apalagi batunya pecah (belah) bukan batu pada umumnya, ukuranya tidak beraturan, lebih menarik lagi, spesi material pasangan batu, itu tampak depan saja padat, dibalik itu kropos mas, kalau gak percaya gali tanah sampingnya.” ungkapnya.
Terkait hal ini, awak media ini berkonfirmasi ke Suprayitno selaku Kepala bidang drainase melalui selulernya,” Terimakasih atas perhatian rekan – rekan media yang turut membantu melakukan monitoring sehingga dengan masukan kalangan kontrol sosial ini diharapkan kontraktor dapat menghasilkan kontruksi yang optimal dan hasil yang maksimal.” Jawabnya.
Di sisi lain, Yoscan pemerhati lingkungan antikorupsi, yang mengamati sejak awal kegiatan, menegaskan,” Kegiatan di Skunder Kemasan ini, penuh rekayasa, sehingga mengurangi kualitas mutu kegiatan, dan hal ini di dukung oknum pejabat, yang biasa di sebut konspirasi mulai dini, dan ini tidak bisa di diamkan. begitu saja, wajib di bongkar, dan di beri sangsi.” Tegasnya.
(dr)












