BANDUNG BARAT-Zonadinamikanews.com. Diduga untuk upaya mengecoh wartawan atas data alokasi dana BOS di SMAN 2 Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, yang di komando oleh Dadang Hermawan sebagai kepala sekolah.
Saat media ini melakukan klarifikasi terkait alokasi dana BOS di sejumlah kegiatan sekolah, tiba-tiba ada perubahan nama kegiatan, seperti kegiatan penyelenggaraan kegiatan kesehatan, gizi, dan kebersihan, dan berubah menjadi penyediaan alat multimedia pembelajaran, kegiatan ini menghabiskan anggaran Rp 33.360.000. Dugaan penghilangan kegiatan tersebut disinyalir ada hal yang tersembunyi dalam kegiatan tersebut atau diduga kegiatan “fiktif”.
Bahkan pencatatan akan total pengeluaran pada kegiatan sekolah dalam penyerapan dana BOS, khususnya pada tahap satu diduga tidak sesuai dengan besaran anggaran yang di keluarkan.
Sebab menurut data akan laporan penggunaan dana BOS di SMAN 2 Padalarang, total pengeluaran mencapai Rp 1.332.000.000 untuk tahap satu, namun bila di hitung secara cermat, besaran yang di keluarkan untuk biaya kegiatan sekolah dengan 9 item kegiatan hanya mencapai Rp.1.286.766.000 , artinya ada kekurangan sebesar Rp.45.234.000, lalu kemana dana tersebut.
Indikasi lain dan berpotensi terjadinya kerugian negara, terkait kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana yang menghabiskan biaya tahap satu
Rp 574.055.900 dan tahap dua Rp 431.503.100 total Rp.1005.559.000, pengalokasian dana BOS untuk kegiatan pemeliharaan Sapras tersebut diduga keras tidak mematuhi petunjuk teknis BOS yang menyebutkan, bahwa batas maksimal penggunaan dana BOS dari total keseluruhan dana BOS yang di terima, hanya maks 20% dari dana yang di terima.
Artinya pihak SMAN 2 Padalarang yang menggunakan dana BOS tahun 2024 untuk biaya kegiatan pemeliharaan Sapras dengan total Rp.1.005.559.000 hampir mencapai 50% dan diduga sudah tidak sesuai dengan juknis.
Selain diduga tidak sesuai dengan juknis, potensi terjadinya dugaan penggelembungan anggaran di sejumlah kegiatan sekolah juga diduga terjadi.
Sesuai data yang di miliki media ini, SMAN 2 Padalarang Kabupaten Bandung Barat mendapatkan dana BOS tahun 2024 tahap satu Rp 1.332.000.000 untuk biaya kegiatan penerimaan Peserta Didik baru Rp 7.070.000, pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 275.074.200, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 215.215.000, pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 11.540.000, pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 165.424.900, pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 31.400.000, langganan daya dan jasa Rp 13.500.000, pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 574.055.900, pembayaran honor Rp 38.720.000. Total Dana Rp 1.332.000.000.
Tahap dua Rp 1.332.000.000 untuk biaya kegiatan penerimaan Peserta Didik baru Rp 27.070.000,pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 146.456.000, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 388.083.000, pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain
Rp 13.160.000,pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 150.182.300, pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 17.620.000, langganan daya dan jasa Rp 66.485.600,pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 431.503.100, penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 33.360.000, pembayaran honor Rp 58.080.000. Total Dana Rp 1.332.000.000.
Hingga berita di terbitkan, surat konfirmasi yang di kirimkan ke kepala sekolah SMAN 2 Padalarang, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi.(Red)












