SURABAYA-Zonadinamikanews.com. Tahun ajaran baru 2025-2026 menyisahkan Keluhan dari dari sejumlah orang tua murid atas keputusan sepihak yang diduga dilakukan pihak SDN Manyar Sabrangan II231 Kota Surabaya, Jawa Timur, terkait dugaan penjulan seragam dan buku untuk siswa.
Bahkan diduga keras, pihak sekolah memakai tangan lain atau pihak lain dalam teknis penjualan buku dan seragam tersebut.
Harga yang patok pun beraneka ragam, seperti buku ini beraneka ragam dari Rp.30.000 hingga Rp.50.000 dan seragam juga berbeda beda, Bed Rp.25.000 dan seragamnya hampir Rp.1.5 juta.
“kami sebagai orang tua murid seakan di permainkan oleh pihak sekolah, dalam pembelian buku dan seragam, sementara pemerintah menegaskan gratis, harga cukup mahal lagi” tegas orang tua murid.
Pemeblian seragam sekolah dan buku pelajaran ada kebutuhan utama para siswa ini cukup memberatkan, tambah orang tua murid i SDN MANYAR SABRANGAN 2 sekolah yang terletak di lingkungan perumahan ini, yang nota bene siswanya berasal dari kalangan masyarakat yang berpenghasilan rendah dan menengah ini.
Terkait hal itu, Khoirul Rosyidi kepala SDN Manyar sabrangan 2 ini saat ditanya wartawan terkait harga tersebut, yang bersangkutan memelih diam tanpa memberi jawaban.
Patut diduga, oknum kepsek ini bekerja sama dan bermain pihak ke 3 untuk menjual buku pelajaran ini, demi mengisi pundi-pundinya. (tim)












