JAKARTA-Zonadinamikanews.com. Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melalui Program Studi Teknologi Industri Cetak Kemasan (TICK) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari Program PKM Lektor Kepala.
Dengan mengusung tema “Peningkatan Kualitas Produksi dan Teknologi Kemasan Produk Mitra Komunitas UMKM Sadar Halal dan UKM Wilayah Jabodetabek” dan diselenggarakan di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Kegiatan ini dipimpin oleh Muryeti, S.Si., M.Si. dan melibatkan sejumlah dosen serta mahasiswa dari Prodi TICK PNJ, di antaranya Deli Silvia, M.Sc., Saeful Imam, M.T., Iqbal Yamin, M.T., dan Adita Evalina, S.T., M.T. Sementara mahasiswa yang turut berpartisipasi antara lain Muhammad Rifai, Anggi Nuraini, Muhammad Yahya Ayyash, dan Risa Sandy Indriani.
Edukasi Regulasi Halal dan Standar Produksi UMKM
Sesi pembukaan diisi dengan pemaparan materi mengenai regulasi produk halal oleh Sulaeman Saleh dari Komunitas UMKM Sadar Halal, yang menekankan pentingnya sertifikasi halal bagi produk makanan dan minuman yang diproduksi oleh UMKM. Ia menjelaskan bahwa sesuai kebijakan terbaru, pelaku usaha wajib menggunakan bahan dan proses produksi yang telah terverifikasi halal. “Kepatuhan terhadap standar halal bukan hanya kewajiban legal, tetapi juga peluang untuk meningkatkan daya saing produk di pasar domestik dan global,” ujarnya.
Teknologi Kemasan Modern untuk Tingkatkan Nilai Tambah Produk
Materi berikutnya dibawakan oleh Deli Silvia, M.Sc., yang mengangkat tema seputar label kemasan dan regulasi teknis yang mengaturnya. Ia juga memperkenalkan berbagai teknologi kemasan inovatif, seperti Modified Atmosphere Packaging (MAP), active packaging, dan smart packaging, yang memungkinkan produk lebih tahan lama dan menarik secara visual.
Praktik Langsung dan Penyerahan Mesin Pemotongan Label
Saeful Imam, M.T., memperkaya kegiatan dengan sesi teknis mengenai material kemasan dan teknik cetak. Ia menggarisbawahi bahwa kemasan bukan hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun identitas merek (branding). Dalam sesi ini, peserta juga diperlihatkan secara langsung cara kerja mesin kisscut—alat pemotong stiker kemasan dengan hasil presisi tinggi.
Sebagai bentuk kontribusi nyata, tim PKMLK menyerahkan satu unit mesin pemotong label kemasan kepada perwakilan pelaku UMKM. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam proses produksi dan pengemasan produk, serta memperkuat citra merek melalui label yang lebih rapi dan profesional.(zdn)













