TOBA — Zonadinamikanews. Penyaluran bantuan bibit bawang yang dilaksanakan pada hari ini (3/11/2026) di kabupaten Toba memicu pertanyaan terkait koordinasi dan transparansi.
Berdasarkan keterangan sejumlah Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang diperoleh media, terdapat tiga kelompok Tani di Kecamatan Silaen yang menjadi penerima bantuan bibit bawang. Namun para PPL tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa kilogram bibit bawang yang diterima masing‑masing kelompok.
“Yang kami ketahui hanya jumlah kelompok penerima. Mengenai berapa kilogram bibit yang diterima tiap kelompok, kami belum mendapatkan informasi resmi,” ujar salah satu PPL yang minta namanya tidak dipublikasikan.
Di hari yang sama PPL Kecamatan Laguboti juga menyampaikan bahwa pihaknya bukan yang mengundang kelompok‑kelompok tersebut untuk menerima bantuan. “Yang mengundang kelompok bukan kami sebagai PPL. Kami baru mendapat kabar bahwa pembagian bibit bawang dilaksanakan pada hari ini” ujarnya.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan petugas lapangan maupun masyarakat, mengingat PPL seharusnya menjadi ujung tombak pendampingan program pertanian di tingkat kecamatan. Belum diketahui secara pasti siapa instansi yang bertanggung jawab atas penyaluran bibit tersebut, berapa total anggaran yang digunakan, serta kriteria penetapan kelompok penerima.
Tim media berharap Dinas Pertanian serta dapat memberikan penjelasan resmi mengenai mekanisme penyaluran, jumlah bibit yang diterima tiap kelompok, dan alasan mengapa para PPL tidak dilibatkan secara penuh dalam proses tersebut.(JP).





















