TAPTENG-Zonadinamikanews.com. Oknum kades Saragi Barat, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, Antonius Bagariang memilih diam saat di konfirmasi media ini terkait alokasi dana desa yang di sekolahnya.
Dugaan korupsi dana berpotensi terjadi pada kegiatan desa dalam pemasangan patok batas desa,serta jumlah dana BLT yang di bagikan tidak memenuhi besaran yang di berikan pada masyarakat.
Serta terjadinya dugaan Mark up Alokasi dana desa di sejumlah kegiatan, sehingga sangat berpotensi terjadinya rekayasa dokumen penggunaan dana desa, dugaan kerugian negara pun semakin terbuka lebar.
Pesan tegas Masinton Pasaribu sebagai bupati Tapanuli Tengah yang mengultimatum sejumlah kades yang bermain kotor akan penggunaan dana desa, adalah suatu momentum untuk perbaikan pelaku korupsi di tingkat desa.
Agaknya perhatian bupati terhadap penggunaan dana desa perlu terfokus untuk desa Saragi Barat, pasalnya menurut tokoh masyarakat di sana mengatakan, bahwa penggunaan dana desa sangat rawan terjadi penyelewengan dana desa.
Adapun alokasi dana desa yang di anggap penuh rekayasa adalah kegiatan Pengerasan Jalan Desa 1 meter Jalan Desa 281.520.000, Penampungan, Bank Sampah 6.000.000, Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif 30.000.000.
Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu)1 ORANG Jumlah Lansia 45.336.000, Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu)1 ORANG Jumlah Ibu Hamil 14.283.000, Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu)1 UNIT Makanan Tambahan 18.960.000.
Penyuluhan dan Pelatihan Pendidikan bagi Masyarakat 12.000.000, Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa 18.000.000, Keadaan Mendesak 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000.
Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK Rp. 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000, Keadaan Mendesak 18 KK 5.400.000.
Peningkatan kapasitas perangkat Desa 18 ORANG 19.700.000, Peningkatan kapasitas kepala Desa 1 KALI 13.700.000, Pengelolaan dan Pemeliharaan Lumbung Desa 45.500.000, 1 PAKET Sistem Informasi Desa 30.000.000, Pembangunan Batas/Patok Tanah Desa 1 UNIT Batas Tanah Desa 15.000.000.
Perlengkapan perkantoran, pakaian dinas/atribut, listrik/telpon, dll)1 PAKET Operasional Pemerintah Desa 19.014.000.
(Cijes).










