KAB AGAM-Zonadinamikanews. Dari pantauan media ini di lokasi SPBU 14.264.581 berlokasi di Banda Gadang, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, hampir setiap hari kerumuni oleh pembeli dengan membawa jerigen memakai kendaraan roda dua.
Berjubelnya pembeli BBM Subsidi tersebut menimbulkan kecurigaan masyarakat, dan menduga ada dugaan keras terjadinya pemufakatan jahat antara pemilik SPBU dan petugas SPBU dengan pembeli, sebab setiap pembelian memakai jarigen, petugas selalu mendapat fee Rp.10.000 dari setiap pembeli.
Dan menurut warga yang di tinggal di sekitar SPBU yang mengamati aksi pembelian BBM subsidi tersebut, terselip cerita dan keluhan, bahwa aksi pembelian BBM tersebut tidak terlepas dari praktek kotor yang di lancarkan oleh pihak SPBU.
Modus yang di lancarkan oleh petugas SPBU, dengan memakai Barcode (QR) orang lain untuk melancarkan aksinya.
“Petugas SPBU itu selalu memfoto Barcode, lalu Barcode tersebut di pakai untuk mengisi jerigen orang lain, jadi setiap nelayan yang punya Barcode selalu di manfaatkan, terkadang kami yang punya Barcode sering tidak kebaikan atau mendapat BBM tidak sesuai yang kami butuhkan” katanya pada media ini.
Antrian jerigen terlihat jelas berbaris di lokasi SPBU tanpa ragu, bahkan masyarakat pemilik kendaraan sampai kesulitan untuk mendapatkan BBM, ironisnya ada sebuah rumah warga yang tidak jauh dari lokasi SPBU tempat penyimpanan Jerigen hingga puluhan buah yang sudah berisi BBM. (Sahur)












