SIDOARJO-Zonadinamikanews.
Satuan Kerja RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Sidoarjo barat, lewat pengadaan langsung (PL) dalam kegiatan, Belanja modal bangunan kesehatan pengaspalan jalan RSUD Sidoarjo Barat dengan harga kontrak Rp147.737.059, yang di laksanakan PT Dehan Maulana Perkasa, rekanan yang usulkan oleh Dr Afif Kunafi selaku PPkom ini terindikasi telah terjadi konspirator, meski beda merk perusahaan pelaksana kegiatan fisik dalam RSUD beberapa tahun orang itu itu saja.
Hal ini di sampaikan secara tegas oleh Yoscan lembaga pemerhati lingkungan antikorupsi,” Dalam pelaksanaan kegiatan pengaspalan jalan dalam RSUD Sibar, ini banyak sekali indikasi indikasi yang merujuk kecurangan, selain personal pelaksannya tetap itu itu saja di beberapa tahun belakangan, material yang seharusnya agregat kelas A di gantikan sirtu, dalam proses perlakuan pemadatan terlihat dipadatkan dengan Wales stoom (tandem roller), yang melintas hanya beberapa kali saja, tak kalah menarik, pemggelaran lapis resap kliciran yang begitu irit tidak merata, begitu juga ketebalan aspal dibawah standart, dan hasilnya jalan aspal dalam RSUD Sibar pecah pecah, dan lembek, mengingat jalan di area rumah sakit umum daerah dikategorikan sebagai jalan lingkungan intensitas tinggi atau jalan kolektor, di sini sangat terlihat jasa konsultan pengawas membuat laporan palsu tanpa menjamin kualitas mutu, begitu juga PPKom selaku pembuat keputusan dan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran anggaran, inilah fakta konspirator di tubuh RSUD Sidoarjo Barat.” Ungkapnya.
Terkait hal tersebut, awak media ini berkonfirmasi ke Abdilah Segaf Al Hadad MM, selaku Direktur RSUD Sidoarjo Barat lewat selulernya, memberi tanggapan untuk melayangkan surat klarifikasi resmi agar dijadwalkan pekan depan, karena saat ini ada pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).” jawab Abdilah (3/4/2026), akan tetapi apa yang di jawab oleh Abdilah Direktur RSUD Sibar, yang terlepas dari waktu yang di janjikan, belum ada jawaban hingga berita ini di tayangkan.
(dr)












