Pariaman-Zonadinamikanews.com,-Puluhan guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta Kelompok Bermain di Kota Priaman tak jadi menerima insentif. Hal itu dikeluhkan Guru Honorer.
Ada salah satu sekolah TK yang seluruh gurunya menerima Insentif, sedangkan pada SK Penerima insentif Paud TW I sebelumnya Hanya 8 orang Guru yang Menerima, tapi setelah Itu ada SK Penerima Insentif TW I Final, Guru tersebut menjadi 10 orang.
Setelah adanya SK Penerima Insentif yang final, ada 33 Guru mengeluh sebab, tiba-tiba Namanya Hilang tanpa ada sosialisasi resmi soal perubaham bantuan insentif ini.
Padahal di tahun-tahun sebelumnya, penerima insentif bahkan bisa berasal dari guru yang baru mengajar maksimal dua tahun. Kini, situasinya berbalik.
Dalam kriteria penerima insetif yakni Guru yang terdaftar di Dapodik, belum memiliki Sertifikat Pendidik, memenuhi beban Mengajar. Namun 33 guru yang di keluar kan dalam daftar penerima Insentif sudah memenuhi kriteri penerima Insetif.
Padahal semua berkas yang diminta sudah dikumpulkan baik itu secara individu atau melalui penanggung jawab. Namun saat ini tiba-tiba nama dihilangkan tanpa ada alasan kepastian.
Para guru swasta pun meminta agar kepala Dinas Pendidikan Pariaman bisa menjelaskan terakit alasan insentif dihilangkan.
Dengan adanya temuan ini maka dilakukan konfirmasi melalui WhatsApp dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman mengatakan” Terima kasih atas klarifikasi yang di sampaikan kepada kami terkait diatas, kiranya berkenan hari selasa, di kantor disdikpora di beri penjelasan dengan jajaran, Terima kasih”ucapnya.
Selanjutnya dilakukan konfirmasi kedua kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman terkait kurangnya anggaran untuk penerima Insentif, sehingga dikurangkannya Jumlah menerima, hingga berita ditayangkan Kepala Dinas tetap Bungkam.
(Tim).













