TOBA — Zonadinamikanews. Keresahan mendalam melanda warga Desa Sigumpar Julu, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba.Akses penghubung antara Dusun 2 dan Dusun 3 kini kembali rusak parah dan rawan longsor, tepat saat memasuki musim hujan. Padahal, ini adalah satu-satunya jalur menuju lokasi Koperasi Merah Putih — pusat perekonomian masyarakat yang diprogramkan Pemerintah Pusat.
Warga setempat, Simajuntak, mengaku prihatin atas ketiadaan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas PUPR.
“Dua tahun lalu jalan ini sudah pernah longsor. Saat itu tidak ada bantuan apa pun dari pemerintah, kami warga bergotong royong memperbaikinya sendiri. Dua bulan terakhir, karena curah hujan tinggi, jalan ini longsor lagi. Hingga kini belum ada tanda-tanda penanganan,” keluhnya.
Jalur Vital yang Terabaikan
Jalan tersebut bukan sekadar jalan biasa. Merupakan akses utama warga menuju pusat kegiatan ekonomi desa, kerusakan yang berulang ini menghambat pergerakan warga, pelajar, hingga hasil bumi. Setiap kali hujan turun, kekhawatiran akan terjebak atau terancam longsor menjadi ketakutan nyata yang dirasakan sehari-hari.
Warga menegaskan: mereka tidak meminta kemewahan, hanya jalur yang aman dan layak dilalui.
Pemerintah Diminta Tak Menunggu Korban
Warga Desa Sigumpar Julu meminta Dinas PUPR Kabupaten Toba segera turun ke lokasi, melakukan peninjauan, dan menindaklanjuti dengan perbaikan yang permanen — bukan sekadar tambal sulam yang akan amblas kembali.
“Jangan biarkan program pemerintah pusat yang baik menjadi sia-sia karena jalur penghubungnya dibiarkan putus. Jangan menunggu ada korban baru ada langkah nyata,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah pihak Dinas PUPR Kabupaten Toba telah memiliki jadwal maupun anggaran untuk penanganan jalan tersebut.(JP).













