TARUTUNG–zonadinamikanwes.Suasana pagi di Desa Parbubu Dolok, Kecamatan Tarutung, tampak berbeda. Balai desa yang biasanya sepi mendadak ramai dipenuhi warga yang datang dengan wajah penuh harap. Harapan itu terjawab ketika Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, hadir langsung meninjau kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan pengobatan massal untuk masyarakat desa.
Didampingi Kepala Desa Parbubu Dolok, Arsen Sihombing, Bupati berjalan dari satu meja pelayanan ke meja lainnya. Ia menyapa warga, mendengar keluhan, dan memastikan para tenaga medis dari Puskesmas Huta Baginda memberikan pelayanan terbaik. Kehadiran orang nomor satu di Tapanuli Utara ini bukan sekadar seremonial. Ia ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir, bahkan hingga ke desa yang jauh dari pusat kota.
Warga yang datang sangat beragam. Ada yang sudah lanjut usia berjalan perlahan dibantu tongkat, ada ibu-ibu yang menggendong cucu, hingga bapak-bapak yang baru pulang dari ladang. Semua dilayani tanpa terkecuali. Senyum lega terlihat ketika mereka selesai diperiksa, berkonsultasi dengan dokter, dan menerima obat yang dibutuhkan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Bagi masyarakat Parbubu Dolok, kegiatan ini seperti oase. Selama ini jarak dan waktu sering menjadi alasan untuk menunda berobat. Dengan dibawanya layanan langsung ke desa, beban itu hilang. Warga bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini, mendapatkan saran medis, dan pulang dengan rasa tenang.
Bupati Jonius T P Hutabarat menegaskan bahwa inilah wajah pelayanan yang ingin ia bangun di Tapanuli Utara. Pelayanan yang tidak menunggu warga datang, melainkan pemerintah yang aktif mendatangi warga. Menurutnya, kesehatan adalah hak dasar setiap orang, dan tidak boleh ada warga yang merasa terpinggirkan hanya karena tinggal di desa.
Kepala Desa Arsen Sihombing menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia melihat langsung bagaimana warganya terbantu dan merasa diperhatikan. Baginya, kehadiran Bupati bersama tim kesehatan adalah bukti bahwa janji untuk mendekatkan pelayanan bukan sekadar kata-kata.
Kegiatan di Parbubu Dolok ini menjadi cerminan arah pembangunan Tapanuli Utara ke depan. Pembangunan yang tidak hanya bicara soal infrastruktur besar, tetapi juga soal sentuhan kemanusiaan yang langsung dirasakan. Ketika seorang lansia tersenyum karena tekanan darahnya diperiksa, ketika seorang ibu pulang membawa obat untuk anaknya, di situlah pemerintah sedang bekerja.
Langkah kecil hari ini diyakini akan membawa dampak besar. Karena dari desa-desa seperti Parbubu Dolok, fondasi Tapanuli Utara yang sehat dan kuat sedang dibangun, satu per satu, dengan hati.
(HENDRA CHRISTIAN SIREGAR)











