ADVERTISEMENT
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI
  • Login
ZonaDinamikaNews
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
ZonaDinamikaNews
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Bidik
  • Hukum & Kriminal
  • Tni-Polri
  • KESEHATAN
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
Home Bidik

Proyek di Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur Menyisahkan Masalah?

zonadinamikanews by zonadinamikanews
2 April 2026
in Bidik
A A
0
265
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA -Zonadinamikanews. Dua proyek Tahun Anggaran (TA) 2025 di lingkungan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur menuai sorotan dari kalangan aktivis antikorupsi. Proyek tersebut dinilai tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, meski menelan anggaran miliaran rupiah dari APBD DKI Jakarta.

Adapun dua paket pekerjaan yang dimaksud meliputi proyek looping jalur hijau yang dikerjakan oleh PT Panen Tapu Jaya dengan nilai pagu sebesar Rp2,36 miliar, serta proyek penataan ruang terbuka hijau (RTH) oleh PT Lebah Rajin Sejahtera dengan pagu anggaran sekitar Rp2,49 miliar.

BacaJuga ...

Dugaan Mark Up Alokasi Dana BOS di SMAN 1 Solok Sumbar

3 hari ago
Jasa Konsultan Pengawas Terindikasi Pendukung Terjadinya Kerugian Negara.

Jasa Konsultan Pengawas Terindikasi Pendukung Terjadinya Kerugian Negara.

3 hari ago
Pelaksana, peningkatan saluran ds Kedondong, penuh kecurangan

Pelaksana, peningkatan saluran ds Kedondong, penuh kecurangan

4 hari ago

Aktivis dari LSM Jaring Antisipasi Keamanan (Jalak), M. Syahroni, menyebut kedua proyek tersebut diduga tidak efektif dan berpotensi menjadi pemborosan anggaran.

“Kedua proyek ini menjadi sorotan publik karena nilai anggarannya cukup besar, tetapi hingga kini belum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Syahroni saat ditemui di kawasan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Selasa (31/3/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut memicu kekecewaan warga, khususnya di wilayah sekitar lokasi proyek. Ia menilai, proyek yang dibiayai dari uang rakyat seharusnya memberikan dampak nyata bagi publik.

Hal senada disampaikan Mahut (65), warga sekitar yang sehari-hari berjualan kopi di dekat lokasi proyek RTH. Ia mengungkapkan bahwa area tersebut hingga kini masih tertutup pagar dan belum bisa diakses.

“Masih ditutup sampai sekarang. Saya kurang tahu kenapa belum dibuka, kelihatannya seperti belum selesai,” kata Mahut saat ditemui, Rabu (1/4).

Sementara itu, aktivis dari koalisi sejumlah LSM di Jakarta, Sariman Sidabutar, menyatakan pihaknya akan melaporkan persoalan ini kepada aparat penegak hukum (APH). Ia juga mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan evaluasi terhadap jajaran terkait.

“Kami mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek ini. Jika ditemukan pelanggaran, harus ada tindakan tegas sesuai aturan,” ujarnya.

Sariman juga menyinggung pentingnya konsistensi dalam kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digaungkan pemerintah, agar tidak terjadi pemborosan dalam pelaksanaan proyek-proyek publik.

Sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong efisiensi anggaran sebagaimana disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Sariman menilai bahwa pelaksanaan proyek-proyek tersebut justru bertolak belakang dengan semangat pengelolaan anggaran yang akuntabel dan berorientasi pada kepentingan publik.

Untuk itu, Sariman mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur. Evaluasi tersebut perlu mencakup aspek perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek.

“Kita mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara independen dan transparan guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi dalam kedua proyek tersebut. Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa setiap penggunaan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sariman.

Sariman menegaskan bahwa pengelolaan anggaran publik harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Setiap indikasi penyimpangan harus ditindaklanjuti secara serius agar tidak menjadi preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan di DKI Jakarta.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada awal April 2026, kedua lokasi proyek masih tertutup pagar seng. Sejumlah bagian fisik bangunan terlihat mengalami kerusakan, meski proyek tersebut belum lama selesai dikerjakan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Dwi Saridati Ponangseaa, belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak kontraktor juga belum membuahkan hasil. (Parda)

Previous Post

Transaksi Mencurigakan Pada Proyek Revitalisasi SMKN 1 Tanjung Raya Agam

Next Post

Pemdes Brangkal, Terindikasi Korupsi Gunakan Jasa Konsultan Pengawas Bodong

zonadinamikanews

zonadinamikanews

Mengungkap Fakta Dalam Berita

Berita Serupa

Bidik

Dugaan Mark Up Alokasi Dana BOS di SMAN 1 Solok Sumbar

16 Mei 2026
Jasa Konsultan Pengawas Terindikasi Pendukung Terjadinya Kerugian Negara.
Bidik

Jasa Konsultan Pengawas Terindikasi Pendukung Terjadinya Kerugian Negara.

16 Mei 2026
Pelaksana, peningkatan saluran ds Kedondong, penuh kecurangan
Bidik

Pelaksana, peningkatan saluran ds Kedondong, penuh kecurangan

15 Mei 2026
Aksi PETI Tetap Merajalela di Lingga Bayu, Aparat Tutup Mata
Bidik

Aksi PETI Tetap Merajalela di Lingga Bayu, Aparat Tutup Mata

13 Mei 2026
Dinas PUBMSDA Gunakan Penyedia Jasa Pelaksana dan Pengawas Abal Abal
Bidik

Dinas PUBMSDA Gunakan Penyedia Jasa Pelaksana dan Pengawas Abal Abal

11 Mei 2026
Tambang Batu di Desa Siregar Aek Nalas di Toba Diduga Ilegal
Bidik

Tambang Batu di Desa Siregar Aek Nalas di Toba Diduga Ilegal

10 Mei 2026
Next Post
Pemdes Brangkal, Terindikasi Korupsi Gunakan Jasa Konsultan Pengawas Bodong

Pemdes Brangkal, Terindikasi Korupsi Gunakan Jasa Konsultan Pengawas Bodong

Erni Hutauruk Bantah Tuduhan  Erikson Sianipar

Erni Hutauruk Bantah Tuduhan Erikson Sianipar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT

Follow Us

Kategori

  • Bidik
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • KESEHATAN
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Serba-Serbi
  • Tni-Polri
  • Vidio

Recent News

Dugaan Rekayasa Dokumen Pemilihan BPD Sumber Jaya Bekasi

Dugaan Rekayasa Dokumen Pemilihan BPD Sumber Jaya Bekasi

19 Mei 2026
Kepsek SDN 06 Lubuk Alung Diduga Paksa Orang Tua Murid Bayar Uang Perpisahan

Kepsek SDN 06 Lubuk Alung Diduga Paksa Orang Tua Murid Bayar Uang Perpisahan

16 Mei 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SYARAT & KETENTUAN
  • DICLAIMER
  • KONTAK
  • TENTANG KAMI

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Login

Hak Cipta Zonadinamikanews.com © 2023 - 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!