BANDUNG-Zonadinamikanews.com. Sebelumnya mencuat pengakuan para orang tua murid, bahwa anak-anak mereka harus membayar macam-macam di sekolah, kini muncul Kembali pengakuan orang rua murid, bahwa mereka di wajibkan membayar sampul rapot sebesar Rp. 45.000 dan jual LKS Rp.50.000
SDN 067 Nilem Kota Bandung Jawa Barat yang diketahui di komandoi oleh Enung Mulyati sebagai kepala sekolah, selain dugaan pungli, juga menguap dugaan mark up alokasi dana BOS dari tahun 2024-2025 di sejumlah kegiatan sekolah.
Sesuai data yang didapatkan oleh media ini, SDN 067 Nilem Kota Bandung Jawa Barat mendapatkan dana pada tahap satu Rp 260.680.000 Jumlah Siswa Penerima 532 Tanggal Pencairan 19 Januari 2024, yang dalam penyerapanya disinyalir telah terjadi dugaan penggelembungan anggaran seperti pada kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 850.194, Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 26.070.000, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 62.482.400, Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 20.770.203, Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 31.223.161, Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 16.033.598, Langganan daya dan jasa Rp 12.637.932, Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 35.878.920, Penyediaan alat multimedia pembelajaran Rp 7.500.000, Pembayaran honor Rp 46.910.000. Total Dana Rp 260.356.408
Tahap dua Rp 260.579.994 yang di cairkan 12 Agustus 2024 untuk biaya kegiatan Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca Rp 68.754.100, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain Rp 31.382.400, Pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain Rp 6.761.100, Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 36.270.200, Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp 15.105.000, Langganan daya dan jasa Rp 17.659.396, Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 31.463.715, Pembayaran honor Rp 53.600.000. Total Dana Rp 260.995.911
Tahap satu Rp 249.900.000 untuk Jumlah Siswa Penerima 510 dicairkan 22 Januari 2025 untuk biaya kegiatan Penerimaan Peserta Didik baru Rp 3.853.200, Pengembangan perpustakaan Rp 9.627.000, Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 35.350.000, Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp 6.929.700, Administrasi kegiatan sekolah Rp 29.158.000, Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 6.010.000, Langganan daya dan jasa Rp 13.265.961, Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 51.513.800, Pembayaran honor Rp 80.710.000. Total Dana Rp 236.417.661.
Hingga berita ini terbitkan, Enung Mulyati yang disebut sebut sebagai kepala sekolah SDN 067 Nilem Kota Bandung selalu gagal untuk ditemui, karena selalu tidak ada di tempat.
“Kepala sekolah sedang tidak ada di sekolah” jawab seorang guru

Diberitakan sebelumnya, SDN 067 Nilem yang beralamat di jalan Burangrang, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat tidak berhenti melakukan dugaan pungutan liar
Dugaan modus yang dilancarkan oleh pihak sekolah, pihak sekolah memperalat orang tua murid jadi penyambung pada sejumlah orang tua murid.
Selain pungli, juga memaksa orang tua murid untuk piket di sekolah, bagi yang tidak membayar akan kewajiban yang di bebankan.
Para orang tua murid juga di bebankan membeli sejumlah peralatan yang kelak akan didunakan di sekolah, seperti karpet.
Sementara jenis pungutan liar tersebut, seperti biaya sampul buku, dan uang kas.
Salah seorang orang tua murid kepada media ini menceritakan akan sejumlah item dugan pungutan liar dengan bernada ancaman, mengancam orang tua murid wajib membayar Rp.15 ribu bila tidak ikut piket di sekolah.
Seorang tokoh masyarakat di kota bandung mengutuk akan perilaku pihak sekolah, yang seakan memperalat orang tua murid untuk melancarkan aksi pungli dan penjulan buku LKS dan lain-lain.
“Terkdang itulah bodohnya orang tua murid, mau di peralat oleh pihak sekolah untuk menjalankan aksi, kadang ada orang tua murid merasa bangga atas bebodohan itu, padahal dia sudah di peralat oleh pihak sekolah, tapi apapun dan siapapun pelakunya wajib ditindak secara hukum, saya berharap, gubernur jawa barat dan dinas Pendidikan kota bandung bertindak dengan cepat, hentikan segala bentuk pungutan dan lainya yang terjadi di SDN 067 Nilem Kota Bandung” tegas tokoh masyarakat tersebut.
Berikut chat di grup orang tua murid yang di peralat oleh pihak sekolah untuk melakukan pungutan dan penjualan buku dan menwajibkan para orang tua murid untuk membeli perlengkapan sekolah di tokoh tertentu yang di pilih pihak sekolah.
Dan untuk pmbayarn uang kas mulai bln bsk agustus ada pnambahan uang jd 15rb/ bln untuk pembersihan kelas di wakil kan oleh petugas kebersihan di karenakan momy2 byk yg sibuk bkrja sehingga tdk bsa untuk membersihkan kls nya
Ada yang mau Buku plh 45.000 pake sampul 48.000
1.arsyila +sampul
2.alfarizqi
3.syakila + sampul
4.shaka + sampul
Ada yang mau Buku plh 45.000 pake sampul 48.000
1.arsyila +sampul
2.alfarizqi
3.syakila + sampul
4.shaka + sampul
5.camila + sampul
Dilistt ya mama mama
B sunda gapake sampul 42.000 Pake sampul 45.000
- Alfarizqi
- Dewa
- inong+sampul
- syakila + sampul
- rahandika + sampul
- shaka +sampul
- arsyila +sampul
- Athar+sampul
- Camila + sampul
Momy2.. nie jumlah pembelanjaan perlengkapan untk d sklh..
Ditambah parkir 2x 6000
- Batre jam 3000
- P3k 31.000
- Buku tabungan 28.000
- Kartu kas 22.000
- Plastik 9.000
- Jadi totalnya 573.500
Dipotong uang kas 280.000 Jadi kurangnya 293.400 dibagi 21 orang
Jadi seorangnya 14rb mam
Jadwal Piket kelas..
Senin :
- Alfarizqi
- Azzam aziz
- Fatih
- Alesa
- Afiqah
Selasa :
- Altaf
- Azzam H
- Annasya
- Arsila
- Yahya
Rabu :
- Dewa
- Dika
- Fadhil
- Camila
- Syakila
Kamis :
- Alby
- Shaka
- Rifqy
- Siti
- Ghaisan
Jum^at
- Atar
- Bara
- Darrel
- Inong
- Ibrahim
- Keisha
Assalamualaikum mama mama untuk yang udah bayar buku paket besok ready yaaa …barangkali ada yang mau sekalian untuk buku plh dan b sunda nyaa ada di aku
Dilistt ya mama mama
B sunda gapake sampul 42.000
Pake sampul 45.000
alfarizqi
dewa
inong+sampul
syakila + sampul
- rahandika + sampul
- shaka +sampul
- arsyila +sampul
- Athar+sampul
Balikan lagi Buku pancasilaa 24,000 an ada yang mau ?
- Rahandika + sampul
- Shaka + sampul
- alfarizqi
- arsyila+sampul
- syakila + sampul
- Athar+sampul
- inong +sampul
Ini jadwal piket yg piket org tuanya yg ga piket bayar 15rb/org sama uang kas Dan untuk pmbayarn uang kas mulai bln bsk agustus ada pnambahan uang jd 15rb/ bln untuk pembersihan kelas di wakil kan oleh petugas kebersihan di karenakan momy2 byk yg sibuk bkrja sehingga tdk bsa untuk membersihkan kls nya (tim)












