SIDOARJO-Zonadinamikanews.Banyak tender besar dan kecil yang di adakan Pemkab Sidoarjo lewat APBD (Anggaran Pendalatan Belanja Daerah), yang rata rata sebagian besar jadi ajang korupsi untuk memperkaya diri pribadi ataupun golongan. Seperti terjadinya penyimpangan penyimpangan, penggunaan material, hingga penyimpangan fisik.
Seperti temuan temuan sidak Wakil Bupati Mimik Idayana, yang di dampingi Andjar selaku kepala Inspektorat, beberapa waktu lalu di beberapa lokasi kegiatan, mulai dari keterlambatan waktu, hingga mutu fisik, sampai penggunaan material yang tidak sesuai kontrak, sedang Subandi selaku Bupati, sudah mewanti wanti, baik pelaksan, pengawas serta PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), serta PA (Pengguna Anggaran), agar bekerja serius, dalam penggunaan anggaran negara yang berasal dari rakyat.
Terkait hal tersebut, Yoscan selaku pemerhati lingkungan antikorupsi, angkat suara,” Tender di Pemkab Sidoarjo ini terindikasi jadi ajang uji coba korupsi, atau Malpraktik rasuah, kalau ketahuan di kembalikan, kalau tidak ketahuan di lanjutkan, ini sudah jelas, terbaca halayak umum, nanti yang di korbankan Kepala Daerah, sejatinya pelaku korupsi sudah terbentuk jaringan, telah di atur sejak awal, siapa siapa peserta tender, dan siapa pemenangnya.
Lebih lanjut,” Dan semua temuan itu tidak ada sangsi, putus kontrak, ataupun masuk daftar hitam, ini sebuah bukti Pemkab Sidoarjo belum bersih dari korupsi, kami selaku pemerhati lingkungan antikorupsi Pimpinan Daerah menggandeng aparat penegak hukum, memberi sangsi pejabat dinas PPK ataupun PA yang lalai sengaja ataupun tidak, terhadap terjadinya penyimpangan penggunaan keuangan negara”. tegasnya.
(dr)























