JAKARTA-Zonadinamikanews. Erwansyah yang menjabar sebagai Kepala Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Pulogadung, di lihat banyak perubahan serta mengutamakan pelayanan yang berpihak pada semua masyarakat, baik kepada keselamatan pengendara, namun Erwansyah Tidak mudah diajak kompromi kalua hanya untuk kepentingan kelompok atau golongan.
Salah satu masyarakat Bernama Tevi Hutabarat, buat Erwansyah, tidak ada baginya untuk kompromi terhadap kendaraan yang tidak memenuhi standar kelayakan jalan, uji KIR dilakukan ketat dan objektif, demi keselamatan masyarakat.
“Tidak ada toleransi. Kendaraan yang tidak laik jalan tidak boleh beroperasi, Keselamatan penumpang dan pengguna jalan adalah prioritas utama,” jelas Tevi
Menurutnya, UP PKB Pulogadung memperketat seluruh tahapan pengujian kendaraan, baik angkutan penumpang maupun barang.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem pengereman, kemudi, lampu, hingga komponen keselamatan lainnya.
Lanjut lagi tevi mangtakan bahwa pengujian kendaraan bukan sekadar formalitas administrasi. Ia meminta seluruh petugas penguji bekerja profesional dan bebas dari praktik penyimpangan.
“Uji KIR bukan formalitas. Kalau tidak memenuhi standar, ya tidak lulus. Tidak ada ruang untuk main-main,” ujarnya.
Selain pengujian berkala, UP PKB Pulogadung memperkuat koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan aparat penegak hukum, khususnya dalam pengawasan kendaraan angkutan umum
UP PKB Pulogadung merupakan salah satu unit strategis di DKI Jakarta dalam menjaga kelayakan kendaraan bermotor. Dengan kepemimpinan Erwansyah pengawasan dan pelayanan pengujian kendaraan diharapkan semakin disiplin dan transparan. (Parda)











