TARUTUNG –zonadinamikanwes.Kabar baik bagi masyarakat Tapanuli Utara. Kini pasien jantung yang membutuhkan tindakan kateterisasi maupun pemasangan ring jantung tidak perlu lagi dirujuk ke Medan. Hal tersebut seiring dengan diresmikannya Gedung dan Layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) di RSUD Tarutung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., Kamis (18/6/2026).
Peresmian fasilitas modern tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kehadiran Cath Lab memungkinkan berbagai tindakan medis jantung dilakukan langsung di RSUD Tarutung, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan lebih cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah.
Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menyampaikan bahwa keberadaan Cath Lab merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin lengkap dan berkualitas.
“Dulu masyarakat yang membutuhkan pemasangan ring jantung harus dirujuk ke Medan. Sekarang pelayanan itu sudah bisa dilakukan di RSUD Tarutung. Ini merupakan kemajuan besar bagi pelayanan kesehatan masyarakat Tapanuli Utara,” ujar Bupati.
Selain melayani tindakan kateterisasi dan pemasangan stent atau ring jantung, fasilitas Cath Lab juga dapat mendukung penanganan pasien stroke melalui tindakan intervensi pada pembuluh darah otak. Untuk mendukung layanan tersebut, RSUD Tarutung telah menyiapkan dokter spesialis yang kompeten, yakni dr. Erwin Sinaga, Sp.JP(K) untuk pelayanan jantung dan dr. Sri Ulina Barus, Sp.N untuk pelayanan neurologi.
Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M., menjelaskan bahwa pembangunan Cath Lab dilakukan untuk menjawab tingginya angka kasus penyakit jantung yang masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia.
Menurutnya, dengan hadirnya layanan tersebut, pasien tidak lagi harus menjalani proses rujukan yang memakan waktu dan biaya. Penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga peluang keselamatan pasien semakin tinggi.
“Dengan adanya Cath Lab ini, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan lebih dekat. Harapannya, angka keselamatan pasien meningkat dan kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik,” kata dr. Bobby.
Pembangunan fasilitas Cath Lab merupakan bagian dari program penguatan layanan kesehatan nasional. Gedung mulai dibangun sejak tahun 2024 dan dilengkapi dengan peralatan medis modern yang selesai dipasang pada April 2026. Setelah melalui proses pelatihan tenaga medis dan berbagai tahapan persiapan, layanan tersebut akhirnya resmi beroperasi.
Kehadiran Cath Lab melengkapi fasilitas kesehatan modern yang sebelumnya telah dimiliki RSUD Tarutung, seperti CT Scan dan MRI. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, RSUD Tarutung diharapkan mampu menjadi rumah sakit rujukan regional yang memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Tapanuli Utara dan sekitarnya.
Peresmian turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, M.Si., para asisten, staf ahli, Dewan Pengawas RSUD Tarutung, pimpinan perangkat daerah, tenaga kesehatan, insan pers, serta berbagai undangan lainnya.
Dengan beroperasinya Cath Lab, masyarakat Tapanuli Utara kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan jantung modern tanpa harus meninggalkan kampung halaman. Sebuah langkah maju yang diharapkan membawa manfaat besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Bona Pasogit.
(Hendra Christian Siregar)











