TARUTUNG– Zonadinamikanews. dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M resmi menjabat sebagai Direktur Utama RSUD Tarutung. Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP) melantik langsung dokter senior itu di Aula Martua, Kantor Bupati Taput, Rabu (6/5/2026).
Pelantikan berdasarkan SK Bupati Nomor 100.3.3.2/236/V/2026 tersebut sekaligus mengubah status dr. Bobby Simanjuntak dari Pelaksana Tugas (Plt) menjadi Direktur Utama definitif.
JTP Ultimatum Seluruh Pejabat: 1 Minggu Wajib Setor Program Konkret.
Dalam arahannya, Bupati JTP menegaskan pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran total birokrasi. Instruksi yang disampaikan berlaku untuk seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator yang dilantik, bukan hanya RSUD Tarutung.
“Pelantikan ini bukan seremoni. Ini kontrak kerja. Penilaian masyarakat terhadap kinerja kita masih perlu ditingkatkan. Saya minta komitmen penuh dari semua yang dilantik,” tegas JTP.
Bupati memberi tenggat 7 hari kalender kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyerahkan _cetak biru_ program konkret hasil penjabaran visi-misi JTP-Deni.
“7 hari harus ada gebrakan. Saya mau lihat programnya hitam di atas putih. Ada target, ada _timeline_, ada indikator. Jangan sampai pimpinan yang harus mikir teknis. Kalian mitra kerja saya, bukan operator,” ujar JTP.
Dia menambahkan, seluruh pejabat telah menandatangani pakta integritas dan kontrak kerja. “Kita evaluasi tiap triwulan. Meleset dari target, kita evaluasi orangnya.”
Beban Berat Menanti Direktur Baru
Sebagai salah satu pejabat yang dilantik, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M menyatakan siap menjalankan amanah. Dengan latar belakang pengalaman di bidang pelayanan medis dan manajemen rumah sakit, dia diharapkan mampu membawa perubahan signifikan di RSUD Tarutung.
Tantangan ke depan tidak ringan: peningkatan mutu layanan, penguatan SDM, optimalisasi fasilitas, hingga menekan angka rujukan ke luar daerah. Kepemimpinannya diharapkan membangun sistem pelayanan yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
“Jabatan ini kepercayaan yang harus dijaga dengan baik, dengan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Bupati JTP.
Usai dilantik, Bobby menyebut sudah menyiapkan 3 prioritas 100 hari kerja. “Pertama, respons IGD harus cepat tanggap. Kedua, pangkas antrean rawat jalan maksimal 30 menit lewat pendaftaran _online_. Ketiga, integrasi rekam medis elektronik,” kata Bobby.
Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Taput Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan,M.Eng, Sekda Henry M. M. Sitompul, M.Si, Ketua TP PKK Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, pimpinan OPD, para rohaniawan, serta keluarga pejabat yang dilantik.
Dengan ultimatum 7 hari dari Bupati, publik kini menanti gebrakan pertama dr. Bobby Simanjuntak sebagai nakhoda direktur RSUD Tarutung
.(Hendra christian Siregar)











