TANGERANG-Zonadinamikanews.Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Permata Auliya menjadi salah satu peserta Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Tangerang. Kegiatan verifikasi dan penilaian berlangsung di SDIT Permata Auliya, Jalan H. Moh. Radi RT 02/RW 02, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri tim penilai Lomba Sekolah Sehat Kabupaten Tangerang bersama sejumlah tamu undangan dan jajaran terkait, di antaranya Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosyied, S.H., S.IP., M.Si., Kepala Desa Sodong Doni Bambang Priyangga, S.E., M.M., Pengawas SD Tigaraksa Nurhasanah, S.Pd., Kepala KUA Tigaraksa H. Hunaepi, S.Ag., M.H., Sekretaris Kecamatan Tigaraksa Hj. Rita Wulan Sari, S.KM., S.IP., M.Si., serta jajaran Yayasan Azmi Nur Azizah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan tilawah. Suasana semakin khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Tangerang dan Mars UKS. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak terkait.
Kepala SDIT Permata Auliya, Tria Ayu Lestari, S.E., Gr, memaparkan profil sekolah serta berbagai program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang menjadi bagian penting dalam penilaian LSS.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah penampilan Dokter Kecil (Dokcil) melalui Permata Health Squad. Penampilan tersebut menunjukkan kreativitas sekaligus keterlibatan aktif peserta didik dalam mendukung penerapan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Ketua Yayasan Azmi Nur Azizah, H. Erwan Soepardi, S.Ag., M.Pd., turut hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Kehadiran jajaran yayasan, komite sekolah, serta seluruh unsur sekolah menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat dan berkualitas.
Kepala sekolah SDIT Permata Auliya menyampaikan rasa syukur atas kedatangan tim penilai dalam rangka verifikasi Lomba Sekolah Sehat.
“Alhamdulillah tim penilai sudah datang ke sekolah kami dalam rangka verifikasi Lomba Sekolah Sehat. Kegiatan ini berjalan dengan baik. Semoga ke depannya mendapatkan hasil yang terbaik dan siswa-siswi SDIT Permata Auliya terus bertambah,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas SD Tigaraksa, Nurhasanah, S.Pd., menegaskan bahwa penilaian LSS tidak hanya berfokus pada kondisi fisik sekolah, tetapi mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan penerapan budaya hidup sehat.
“Lomba sekolah sehat ini bukan berarti hanya sekolah yang dinilai, tetapi keseluruhannya, di antaranya lingkungan sekolah, karakter siswa yang mencerminkan budaya sehat, serta berbagai program kesehatan dan kebersihan. Program UKS di sini juga sangat mendukung,” jelasnya.
Ia menambahkan, SDIT Permata Auliya merupakan salah satu dari enam sekolah dasar di Kabupaten Tangerang yang terpilih melalui proses seleksi Lomba Sekolah Sehat. Apabila mampu memenuhi seluruh kriteria penilaian, sekolah tersebut berpeluang melanjutkan ke tahapan berikutnya di tingkat Provinsi Banten hingga tingkat nasional.
Kegiatan verifikasi LSS di SDIT Permata Auliya bukan sekadar ajang penilaian, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Dengan berbagai program kesehatan, kebersihan, UKS, serta keterlibatan aktif para siswa melalui Permata Health Squad, SDIT Permata Auliya optimistis dapat memberikan yang terbaik dan meraih hasil maksimal dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat Kabupaten Tangerang. (ILHAM)











