Ustadzah Arina Shiva, Seperti Apa Sih Wanita Cantik Menurut Islam Itu?

0
108

Oleh: Arinal Muna, S.Sos

Sebagai seorang wanita, umumnya kita selalu ingin tampil cantik dan menarik bukan? Karena memang wanita identik dengan kecantikan. Namun ingatlah, kecantikan itu relatif, tergantung dari cara pandang kita saja untuk melihatnya. Mungkin, seringkali kita menilai kecantikan itu secara fisik, seperti halnya bintang iklan/endorse, artis sinetron atau artis film. Lantas, seperti apa sih makna cantik yang sesungguhnya, menurut islam?.

Menurut buku Ensiklopedi kata-kata Al-Quran Al-Karim yang dikeluarkan oleh Dewan Bahasa Arab, kecantikan dimaknai sebagai sebuah keanggunan, kehalusan dan ataupun keelokan. Ada juga yang mengartikan kecantikan dalam kasat mata yaitu hal yang indah yang dapat membuat seseorang menjadi suka dan mencintai.

Kecantikan tidak hanya diberikan kepada manusia saja, akan tetapi kepada segala sesuatu yang ada di alam raya ini yang merupakan ciptaan Allah SWT yang indah, termasuk hewan dan tumbuhan.

Lalu, bukan pada alam semesta dan isinya saja kecantikan dapat diberikan, tetapi juga kepada sifat manusia, akhlak dan tabiatnya serta tutur katanya yang indah.

Islam adalah agama yang menyeru pada kecantikan dan keindahan. Dimana kecantikan tersebut berupa kecantikan maknawi yaitu kecantikan yang berupa jiwa, akhlak, sifat maupun sikap.

Ketika Allah SWT menyebut cantik Hiasan dalam Al-Quran, Allah menyebut sebagai sifat bidadari, ”Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan jelita.” (QS Ar Rahman : 70).

Kecantikan hiasan haruslah di dahului dengan kecantikan ”Khairaat” agar kita sebagai wanita tahu bahwa seorang wanita yang baik adalah wanita yang memiliki kecantikan sifat dan akhlak lebih baik dari pada wanita yang memiliki kecantikan fisik dan rupa semata.

Secara sederhana dapat dikatakan bahwa dalam Al-Quran Allah SWT tidak memberikan patokan khusus pada kecantikan fisik dan rupa.

Seperti pada Hadits Rasulullah SAW berikut ini: ”Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta kalian, tapi Allah melihat hati dan amal kalian” (HR Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).

Dalam Hadits lain Rasulullah SAW mengatakan bahwa wanita shalehah adalah sebaik-baik perhiasan dunia. Dari Amr ibnu ra, ”Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhisan adalah wanita shalehah” (HR Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai)

Jadi, kecantikan dalam Al-Quran dan Islam bukan di lihat pada kecantikan fisik dan Rupa semata. Akan tetapi lebih pada kecantikan sifat, tabiat, kebaikan hati dan akhlak seorang wanita.

Wanita tidak perlu takut terlihat tidak cantik karena setiap wanita itu cantik dan indah apabila mempunyai akhlak yang indah, untuk apa rupa dan fisik kita cantik tapi hati tidak, karena kecantikan fisik dan rupa akan hilang seiring berjalannya waktu dan usia kita.

Bagi wanita yang masih sendiri, definisi cantik dalam Islam memang dijelaskan dengan sangat jelas. Seorang wanita yang cantik dalam Islam adalah wanita yang bisa menjaga dirinya sendiri. Artinya wanita tersebut harus bisa menjaga penampilannya baik penampilan luar maupun dalam. Dan karenanya, untuk terlihat cantik, seorang wanita harus bisa membersihkan diri dan merawat maupun menjaga apa yang diberikan oleh Allah kepada dirinya.

Dalam konteks ini, wanita yang masih sendiri tidak boleh mengumbar bagian-bagian tubuhnya apalagi pada orang yang bukan merupakan pasangannya. Sebab, hal ini haram hukumnya.

Dan oleh karena itu, seperti pada tulisan tersebut di atas, dapat kita simpulkan bersama, bahwa wanita cantik menurut Islam meliputi:

1. Selalu menjaga kehormatannya. Artinya, ia senantiasa menutupi aset yang paling berharga pada dirinya.
2. Memiliki sikap malu. Malu disini bukanlah suatu hal yang dapat menghambat langkah seorang wanita. Namun, malu disini yaitu sikap seorang wanita yang malu ketika tidak rendah hati dan suka pamer.
3. Selalu bijaksana dalam menghadapi segala sesuatu. Bersikap pandai dan mampu mencermati berbagai kemungkinan yang ada untuk menyelesaikan sebuah permasalahan dengan bijaksana.
4. Senantiasa bersabar dalam menghadapi segala ujian yang telah diberikan Allah SWT.

Ingatlah saudaraku, kecantikan Akhlak dan kebaikan hati tidak akan pernah hilang walau di makan waktu dan usia, dia akan tetap abadi.

Penulis adalah penggagas kelas bimbel gratis “Ruang Dasar” SD/MI desa Sidorejo, kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here