Dasim, Setan Perusak Rumah Tangga

0
1319

NAMANYA Dasim.  Prestasi kerja gemilang membuatnya sejak lama  disayang iblis. Nah, 1001 pengalaman merukunkan Pasutri cekcok membuat spiritualis Abah Rahman punya sederet cerita sepak terjang setan spesialis perusak rumah tangga itu. Ini di antaranya.

 

Alkisah, sepasang insan kasmaran resmi menikah setelah mengaku saling paham kekurangan watak masing-masing. Tapi lidah memang tak bertulang.  Alih-alih bikin keluarga sakinah atau dapat keturunan, cekcok besar keburu menggoyang biduk rumah tangga yang belum lagi genap berumur 2 bulan itu. Swear… ini fakta dari sepasang laki bini baru yang bermukim di sebuah gang kawasan Jalan Sunggal, Medan.

 

Prahara dimulai dari cerocos sang istri. Tanpa secuil bukti bahkan dukungan saksi mata, Ny Sukma, sang istri, mantap mendamprat suaminya dengan tudingan punya wanita simpanan.  Keributan soal itu terjadi nyaris saban hari hingga mereka akhirnya pisah ranjang.  Belakangan diketahui, seabreg kegaduhan sengit itu semata terjadi karena  Sukma yang mengidap posesif dan Tyo, sang suami, yang ternyata punya masa lalu kelam.

 

Ceritanya, Tyo yang akhirnya stres trus merambat ke pekerjaan dan di-PHK ternyata mantan playboy. Dia pernah 3 kali gonta-ganti istri. Itu tentu sebelum dia mengenal Sukma. Tapi pernikahan kali keempat membuat nya sadar.  Sejak awal Tyo mengaku betul-betul menjaga keutuhan rumah tangganya.  Sayang, dia –juga Sukma- tak sadar tentang Dasim yang terus gigih berjuang di setiap detak jantung anak Adam.  Dasim adalah 1 dari 9 jenis anak cucu setan. Tugas khususnya memang menciptakan permusuhan dan perceraian dalam setiap keluarga.

 

Begitulah. Pun halus tapi menjebak, serangan-serangan Dasim pada jutaan keluarga lain penghuni kolong langit ini terus menoreh sukses.  Bak bola salju, grafik kerja bagusnya bahkan semakin menggelinding deras. Setidaknya itu sebangun dengan data terus meningginya angka perceraian yang saban tahun dilansir banyak pengadilan agama negeri ini. Satu di antara derasnya kesesatan ciptaan Dasim juga mendera pasangan Ny Hanni dan Syahrul. Kisah ini bahkan lebih konyol.  Ceritanya, hanya gara-gara menghilangkan ponsel yang baru dibeli suaminya, Hanni kontan ditalak Syahrul. Omaigaaat!!

 

Peristiwa belum lama terjadi ini bermula saat Hanni main di sebuah warnet kawasan Simpang Melati, Medan.  Sejam berchatting ria, Hanni, istri belum dikaruniai anak itu pun pulang. Rumahnya diketahui tak jauh dari warnet itu. Celakanya, setiba di rumah, Hanni tersadar : hapenya yang seharga Rp990.000 itu tertinggal di warnet.

 

Sayang. Pun berlari cepat kembali ke warnet, dia tak lagi menemukan ponselnya.  Kisah leletnya itu selanjutnya membuat suaminya marah tak karuan.  Hanni diusir. Dia dicap sebagai istri tak tahu diri. Tak menghargai pemberian suami. Hanni menangis. Selain lemah iman, Syahrul memang dikenal sebagai laki materalistis. Dari celah itulah Dasim berhasil membuat hidup Pasutri itu sesaat saling membenci.

 

Beruntung 2 elegi rumah tangga itu tak lama kemudian singgah di telinga Abah Rahman. Ya, dengan niat islah, 2 pasangan bak ‘Tom and Jerry’ itu akhirnya bertemu Abah Rahman. Hasilnya? Seperti banyak Pasutri lain yang meminta bantuan kekuatan tirakat Abah Rahman,  Ny Sukma – Tyo serta Ny Hanni – Syahrul sekarang telah menapaki biduk rumah tangga yang mulai harmoni.  Bagaimana laku praktisi kebatinan itu hingga bisa mengusir Dasim dari kehidupan 2 Pasutri itu?

 

“Semua itu berkat Tuhan YME,”  jawab Abah Rahman.  Usai diam membisu, lama tak berkata, pemilik ponsel bernomor  0813 7630 6023 ini pun sedikit bercerita. Sebagai praktisi dengan kekuatan  roh spiritualitas nenek moyang, Abah Rahman mengaku bersyukur karena doa-doa yang diucapnya akhirnya membuat pasukan Dasim menjauh dari banyak Pasutri yang dibantunya.  Setan-setan gundul bertanduk dan bersenjata mirip tombak trisula itu berhamburan. Lari tunggang langgang. Tak tahan menghadapi wibawa Abah Rahman.

 

Tapi usai ritual mengusir pasukan Dasim, tak jarang paranormal ini mengalami demam, bahkan pingsan. Itu karena selama laku mistisnya badan Abah Rahman terasa panas seperti dibakar. Tapi itu berlangsung tidak lama. Itu karena dengan berpedoman pada Tuhan YME, Abah Rahman diketahui memperkuat ma’rifatnya lewat doa-doa di banyak makam keramat yang acap didatanginya. “Yang terbanyak memang soal ribut-ribut rumah tangga,” tandasnya soal problem klien terbanyaknya. (rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here