Papua Merdekalah Yang Mampu Selamatkan Rakyat Papua

0
937

OPINI OLEH:WIHAI BOMA

Sejak tahun 1961 hingga pada tahun 2016 ini, Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) tak pernah alfa melakukan pelanggaraan Hak Asasi Manusia ( HAM) diberbagai lini terhadap rakyat Papua di atas Tanah ini.

Pelanggaraan (HAM) yang saat ini juga sudah menjadi menginternasionalisasi oleh berbagai organisasi antaranya Elesem Internasional, NGO Gereja Katolik Birisbane Australia penembakan di Enarotali di lapangan Karel Gobai pada 8 Desember 2014 menewaskan 4 pelajar mati dan 17 orang lainnya luka parah dengan menggunan alat Negara murni Oleh militer NKRI.

Bukan saja kasus Paniai kasus lain juga yang menjadi kasus HAM berat berskalah Internasional oleh sebab itu dunia internasional perlu intervensi demi mengelesaikan kasus-kasus itu lainnya warga sipil yang di tembak Dogiyai, Yahukimo, Timika Wamena berdarah, Biak berdara,Wasior berdarah semua ini tak pernah ungkap di Mahkama Nasional maupun di Mahkama Internasional dan sebagainya sampai sejauh ini NKRI tak pernah ungkap dan mengakui sepertinya penembakan-penembakan itu.

Rakyat Papua Barat bertanya-tanya dalam diri benak dan dalam pikiran mereka kepada perserikatan Bangsa-Bangsa,( PBB) melalui media Intersional dan melalui diplomasi, yang akan pentingnya nilai manusia dan kemanusian yang perlunya menghargai, menjujung tinggi dan melalui doa dan puasa kepada Tuhan Allah.

Terutama kepada Tuhan Allah pencipta manusia yang kini ada di dalam kerajaan surgawi.

Penulis Wihai Boma Aktivis Papu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here