Labuhanbatu.zomadinamikanews.com.Kindisi lapangan bola kaki desa cinta Makmur Kecamatan Panaihulu Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara sebagai lokasi upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-105 Komando Distrik Militer (KODIM) 0209 Labuhanbatu di genangi air dikarenakan instentitas hujan yang cukup tinggi.

Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi kehidmatan upacara yang pimpin oleh Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT sebagai inspektur upacara.

Hal itu terlihat dari semangat Plt. Bupati Labuhanbatu dengan mengenakan seragam loreng TNI angkatan darat dalam Upacara itu. pada Kamis, (11/07/2019).

Plt. Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST. MT dalam pidatonya menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas terselenggaranya Upacara Pembukaan TMMD Ke-105 Tahun 2019 di Kabupaten Labuhanbatu serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam I Bukit Barisan selaku pengendali kegiatan operasional, kepada Bapak Komandan Resort Militer (Danrem) 022 Pantai Timur sebagai Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksanaan dan Kepada Bapak Komandan Distrik Militer (Dandim) 0209 Labuhanbatu selaku Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) beserta jajaran karena telah berhasil melaksanakan TMMD Ke-105 di Desa Cinta Makmur Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara dengan sangat baik, cepat, sigab dan bekerja keras.

Selain itu, Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Camat Panai Hulu dan Perangkatnya, Kepala Desa Cinta Makmur dan Perangkatnya serta ucapan rasa bangga kepada seluruh komponen masyarakat Kecamatan Panai Hulu dan Warga Desa Cinta Makmur yang telah bersinergi, bahu membahu, tolong menolong dan bersatu dalam melaksanakan seluruh program dan kegiatan TMMD Ke-105 Kodim 0209/LB di Kabupaten Labuhanbatu.

Sementara, Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, SIP, M.Han dalam keterangan persnya, disela-sela acara Pembukaan TMMD Ke-105 Kodim 0209 Labuhanbatu yang berlangsung di Desa Cinta Makmur Kecamatan Panai Hulu mengatakan. Kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) adalah sebagai wujud dari kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam bentuk operasi bhakti yang dilaksanakan bersama-sama seluruh komponen masyarakat termasuk Pemerintah Daerah.

Danrem juga menambahkan, bahwa untuk kegiatan-kegiatan, kebetulan ditempat ini adalah pembukaan jalan baru, tapi tidak semua membuka jalan baru, karena ini semua dilaksanakan serentak 50 Kodim di seluruh Indonesia, jadi 1 tahun ini dilaksanakan 150 kegiatan TMMD, kebetulan ini masuk yang kedua, TMMD Ke- 105 ini ada 50 Kodim.

Seperti yang disampaikan oleh Komandan Kodim di desa ini ada pembukaan jalan dan sasaran kegiatan non fisik yaitu semacam sosialisasi, penyuluhan dan lain-lain, jadi kegiatan fisiknya kita disini ada pembukaan jalan dan pembangunan rumah tidak layak huni dan pembangunan lainnya.

Menurut Danrem, kegiatan TMMD tersebut membuka jalan sepanjang 1.725 M, dengan alasan di karena selama ini tidak ada sarana jalan yang menghubungkan antara Desa Cinta Makmur dengan Desa Tanjung Haloban. Sedangkan personil yang dilibatkan terkait pembukaan jalan itu perharinya, untuk TNI 132 orang, Polres 12 orang dari Pemerintah Kabupaten 14 orang dan dari Masyarakat setiap hari ada 150 orang, kalau dijumlahkan yang terlibat berjumlah sekitar 300 orang, yang akan diatur secara bergilir.

“Ini adalah wujud/peran kemanunggalan TNI dengan Rakyat, dimana dalam doktrin kita/TNI kita masih mengacu kepada sistem pertahanan semesta, jadi dengan sitem doktrin itu hanya bisa dilakukan apabila tercipta kemanunggalan TNI dengan Rakyat, kalau kita pakai pribahasa itu ibaratnya TNI itu Ikan Rakyat/Masyarakat ini Air, kalau Ikan tanpa Air kan tidak bisa hidup”, ujar Danrem 022/Pantai Timur itu.

Selain itu di katakannya, penghunjukkan Desa Cinta Makmur sebagai lokasi TMMD Ke-105, itu adalah skala prioritas dan desa-desa itu juga akan menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan TMMD, jadi tidak bisa sekaligus karena dihadapkan dengan anggaran yang ada, jadi skala prioritas ini adalah pertimbangan dari Kodim bahwa yang diprioritaskan adalah Desa Cinta Makmur, Desa-desa yang lain juga nanti akan tersentuh, karena TMMD ini dilaksanakan satu tahun 3 kali, hanya untuk Kodim ini pelaksanaannya dua tahun sekali.

Akhir penjelasannya Danrem 022 Pantai Timur berharap kegiatan TMMD itu tidak hanya semata-mata bikin jalan tetapi dilaksanakan kegiatan non fisik, sepeeti, masalah sosialisasi terorisme, radikalisme, narkoba dan lainnya. Dengan demikian hal itu bisa menjadi vitamin baru bagi masyarakat menuju sebuah perubahan kebaikan di segala bidang. (Fadhly).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here