Bekasi, Zonadinamika.com
Kepala Korps Binmas Mabes Polri Brigadir (Kakorbinmaspol) Brigadir Jenderal (Bigjen) Herry Wibowo, langsung terjun ke wilayah untuk melihat kondisi masyarakat yang berkekurangan, Rabu (20/2).

Ada dua lokasi yang disambangi oleh perwira tinggi ini, yakni di kediaman Rosanah (64) warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara dan Emoh (90) warga Desa Bojong Sari, Kecamatan Kedungwaringin. Kecamatan Cikarang Utara.
Kedatangan pertama mantan Kepala Polisi Resort (Kapolres) kabupaten bekasi itu disambut tangis haru oleh Rosanah yang sedang terbaring karena sakit, saat itu juga perwira polisi bintang satu itu langsung memanggil dokter yang turut mendampinginya untuk mmenangani kondisi dan pemeriksaan tensi Rosanah, serta memberikan sejumlah bingkisan berupa kebutuhan sehari-hari.

Selanjutnya Herry langsung bergegas menuju kediaman Emoh (90) yang tidak dapat melihat karena sakit mata sejak 2016 dan langsung diperiksa oleh dokter dengan mengecek tensi Emoh yang kemudian juga mendapat bantuan seperti Rohanah.
Kepada awak media, Herry menjelaskan bahwa pihaknya berkunjung untuk meninjau wilayah dan melihat langsung sejauh mana babinkamtibmas bekerja membantu masyarakat.

“Kita benar-benar mengecek apakah mereka melaksanakan perintah dari pimpinan dengan baik dan benar. Ini kita mulai cek bukan hanya wilayah Jakarta atau Bekasi, tapi seluruh Indonesia,” ucapnya.

Ditambahkannya, Polri memiliki 50.000 personil babinkamtibmas di seluruh Indonesia yang berperan sebagai tulang punggung Polri untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan. Salah satu tugasnya yaitu memberikan bantuan kesehatan, karena ada tim Urkes, Dokkes dari polres, ada tenaga medis atau dokter-dokter yang kita libatkan membantu mengobati masyarakat.

Adapun pemberian bantuan kepada masyarakat sebagai salah satu tugas Satuan tugas (Satgas) Nusantara pada Subsatgas Manajemen Sosial. “Kita dibekali masuk di dalam satgas untuk memberi bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan” imbuhnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Desa Tanjung Sari, Mahdar Saeful Bahri bersyukur atas bantuan itu kepada warga. “Alhamdulillah, mudah-mudahan bantuan seperti ini berjalan di kemudian hari, tak hanya sekilas” kata mantan kepala desa ini.

Berdasarkan data Rukun Tetangga setempat, setidaknya ada 400 Kepala Keluarga (KK) yang belum mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS) di desa itu. “dan ini keluhan paling banyak tentang kesehatan karena KIS belum merata” pada hal yang paling penting adalah kesehatan, karena dengan badan sehat kita bisa beraktivitas” ucapnya mengakhiri. (FIK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here