Wow , Ucapan Terimakasih Ahok-Djarot Penuhi Balai Kota DKI

0
368

JAKARTA – Zonadinamika.com. Tidak seperti biasa, dan ini baru pertama kali ada di pemerintahan, luapan kasih sayang masyarakat pada pemimpinya. Lihat aja  Pemandangan warna-warni terlihat menghiasi beberapa sudut Balai Kota DKI, Selasa (25/4) pagi. Berbagai karangan bunga dengan aneka warna dan tulisan memenuhi halaman.

Bukti kipra AHOK-JAROT , pasti banyak yang tidak suka atas sanjungan pada warga,melihat bunga-bunga itu dikirim masyarakat yang masih mencintai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. Karangan bunga itu kebanyakan bertuliskan ucapan terima kasih kepada Ahok.

Banyak di antara tulisan tersebut yang dibuat dengan kalimat-kalimat lucu. Di antaranya tulisan Tetap Semangat to the best governor ever Pak Ahok, Love You Pak, dari para fans berat Bapak IPTO’96. Adapula tulisan, Terima kasih Pak Ahok atas kerja kerasnya selama ini, Anda lah pemimpin sejati. We Love You and We Will Miss You dari kami yang belum bisa move on.

Menurut petugas pengamanan dalam (pamdal) Balai Kota, Manin, karangan-karangan bunga tersebut mulai berdatangan sejak Sabtu (22/4). Namun, sedianya pada Jumat (21/4) karangan bunga seperti itu juga sudah datang, tetapi jumlahnya tidak sebanyak saat ini.

“Paling banyak datang itu Minggu dan Senin, jumlahnya seratusan,” katanya.

Hingga saat ini, karangan bunga tersebut masih bertambah. Bunga-bunga itu ditaruh di sekitar halaman Balai Kota mulai dari dekat selasar hingga ke dekat gerbang utama Balai Kota. Bunga-bunga tersebut tersebar dan berjejer rapi.

Terkait hal itu, Ahok belum sempat berkomentar. Pasalnya, saat datang ke Balai Kota sekitar pukul 07.30 WIB, ia langsung melayani pengaduan warga yang jumlahnya banyak. Namun, belum juga ia melayani seluruh warga yang datang, ia harus segera meninggalkan Balai Kota untuk menghadiri sidang pledoi atas kasus penodaan agama yang menjeratnya.

Nama Baik
Sebelumnya, Ahok pernah mengatakan, ia lebih mementingkan memiliki nama baik dan dikenang sebagai Gubernur DKI yang pernah melakukan sesuatu daripada berambisi ingin menjabat sebagai Gubernur DKI lagi lima tahun mendatang.

“Saya yang bisa membuat titik banjir di Jakarta berkurang banyak. Itu lebih penting bagi saya daripada menjabat lima tahun lagi,” ujarnya.

Ia mengatakan, dirinya menginginkan diingat masyarakat sebagai Gubernur yang bekerja meski tidak terpilih dan tidak bekerja lagi untuk DKI lima tahun mendatang.

“Buat apa lima tahun lagi (menjabat), tapi lima tahun lagi pas gubernur berikutnya bilang gini, ah, dulu mah Gubernur Ahok gak bisa kerja, Kampung Pulo dan Bukit Duri ditinggal, mendingan orang bilang, oh ini siapa yang bikin, Ahok loh, ya lumayan, nama dikenang,” katanya.

Menurut dia, hal itu sama seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang sudah wafat lama, tetapi hingga saat ini beliau dikenang masyarakat seolah masih hidup. Begitupun mantan Presiden RI Gus Dur yang juga sudah wafat, tapi masih dibicaraan masyarakat.

“Bagi saya nama baik lebih penting dari pada jabatan,” pungkasnya. (AN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here