Sosialisasi Kearsipan Kabupaten Kapuas Tahun 2016

0
675

KUALA KAPUAS –Zonadinamika.com. Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Kapuas melaksanakan Kegiatan Sosialisasi/Penyuluhan Kearsipan Di Lingkungan Instansi Pemerintah/Swasta Kabupaten Kapuas Tahun 2016, Rabu (6/4) Pagi di Gedung Wanita Lawang Kameloh Kuala Kapuas.

Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka oleh Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Kapuas Dra Hj Nor Apiati Muhajirin MPd dan dihadiri oleh Camat Selat, perwakilan dari Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas dan mengundang para Kepala Desa yang ada di Kabupaten Kapuas.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk dapat mewujudkan arsip yang tertib dan arsip yang aman serta meningkatkan peran arsip dalam penyelenggaraan administrasi pemerintah dalam rangka meningkatkan pelayanan pada masyarakat akan pentingnya informasi.

Kepala KPAD Kapuas dalam sambutannya mengungkapkan, sampai saat ini masih menerima sekitar 80 Pengelola Perpustakaan Desa yang di kirimkan oleh desa-desa yang baru dilantik. Untuk itu, ia memaklumi karena beberapa waktu yang lalu ada beberapa desa yang belum dilantik dan baru mempelajari beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang ada di desa.

Namun, ia menginginkan Program Satu Desa Satu Perpustakaan dan Satu Aksi Sejuta Buku untuk desa dapat di implementasikan atau diapresasi untuk desa, karena adanya perpustakaan sangat penting di desa.

Menurut dia, perpustakaan merupakan sebagai wahana belajat, sebagai pusat rekreasi untuk masyarakat serta anak-anak usia dini yang tujuannya adalah bagaimana masyarakat di Kabupaten Kapuas secara khususnya menjadi masyarakat yang cerdas sesuai Nawacita yang di programkan oleh Presiden RI yaitu salah satunya Program Mencerdaskan Masyarakat dan yang termasuk juga menjadi visi dan misi Gubernur Kalteng terpilih.

“Saya memang begitu bersemangat untuk membentuk perpustakaan desa ini, karena tidak lain adalah keinginan kita adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya anak-anak kita di pedesaan. Kalau rakyatnya pinter maka kepala desa tidak susah-susah membangun pembangunan di desa,”katanya.

Ia mengatakan, dengan adanya perpustakaan akan menimbulkan motivasi anak-anak untuk mengikuti pendidikan yang lebih tinggi dan juga memiliki kreatifitas yang tinggi karena semua sumbernya dari buku yang mereka baca. Untuk itu, ia menekankan, perpustakaan akan memberikan pelatihan dan monitoring kemudian desalah yang mengelolanya, mau maju atau tidak tergantung dari desanya masing-masing, kalau kita kompak maka semua akan berjalan dengan baik.

“Bapak Presiden RI juga telah mencanangkan Program Revolusi Mental. Menurut saya, program ini tidak akan terlaksana apabila tidak melalui membaca, membaca dalam hal-hal yang positif, membaca apa yang ada di lingkungan kita, membaca sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, dan semua itu sumbernya adalah buku-buku bacaan,”ungkapnya.

Selain itu, ia memperingatkan untuk memberikan motivasi bahwa KPAD Kapuas berharap Tahun 2017 sudah 100 persen desa mempunyai perpustakaan desa dan untuk membangunnya tidak harus di sebuah gedung khusus bisa dibangun di balai desa, PAUD, rumah warga atau bergabung dengan PNPM.

Berkaitan dengan kearsipan, ia menerangkan sosialisasi hari itu memprioritaskan kepada pengarsipan buku-buku pustaka yang ada di desa masing-masing. Ia menghimbau, apabila di desa mendapatkan buku bantuan yang sudah lama dari provinsi atau dari pusat yang tidak terlaporkan agar segera di laporkan secara tertulis kepada petugas perpustakaan daerah untuk bisa dimasukkan ke dalam data perpustakaan Kabupaten Kapuas.

“Intinya kami perlu untuk melengkapi data-data saja, kalau memang daerahnya sudah mempunyai komputer/internet bisa melalui via online dengan memberikan data baik nama perpustakaan desanya dan berapa semua jumlah buku yang tersedia. Hal ini juga diperuntukkan untuk perpustkaan sekolah tingkat SD/SMP/SMA/Organisasi. Karena saat ini kami sudah menerapkan sistem online atau teknologi tersebut,”terangnya.

Sebanyak 50 Poin Arsip yang diminta untuk di data baik dari Instansi, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan Organisasi. Oleh karena itu ia mengajak semua pihak untuk mengumpulkan data-data bukunya dan pihak petugas kearsipan akan memberikan data-data apa yang diperlukan. Diakhir sambutannya ia menginformasikan pada Tanggal 28 April sampai dengan 6 Mei 2016 Kantor KPAD akan mengadakan Kegiatan Bazar Buku Murah yang berlokasi di Citimall Kuala Kapuas dengan mendatangkan 50 Penerbit dari Yogyakarta dan Jakarta.

Sebelumnya, Kasi Arsip dan Dokumentasi Kantor Perpustakaan Erni Yulianti dalam laporannya menjelaskan peserta yang mengikuti sosialisasi sebanyak 52 orang yang berasal dari kelurahan dan Desa. Hasil yang diharapkan dalam sosialisasi ia mengungkapkan terwujudnya staf yang menangani kearsipan dan pentingnya arsip serta seluruh peserta dapat mengerti dan memahami dengan baik pentingnya sebuah arsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Angga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here