Kabupaten Kapuas Tanam 700 Pohon

0
458

KUALA KAPUAS –Zonadinamika.com. Semakin dekatnya dengan penilaian Adipura Pemerintah Kabupaten Kapuas terus melakukan persiapan serta pembenahan, Wakil Bupati Kapuas Ir Muhajirin MP beserta Kadis PU Noverman dan para SKPD melakukan Penanaman Pohon di TPA Hadil Palingit Kecamatan Pulau Petak Minggu (3/3) Siang.

Kegiatan gotong royong penanaman Pohon tersebut merupakan salah satu bukti betapa seriusnya Kabupaten Kapuas dalam menghadapi penilaian Adipura di tahun 2016, pada kesempata tersebut jumlah pohon yang ditanam ada sekitar 700 pohon terdiri dari Pohon Angsana, Pohon Trambesi dan Pohon Mahoni yang didapatkan dari hasil sumbangan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas BLH, dan Disbunhut Kabupaten Kapuas.

Pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kapuas ucapan terimakasihnya karena telah mau meluangkan waktu untuk ikut dalam penanaman pohon tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong penanaman pohon dilingkungan TPA tersebut merupakan program yang mendukung kegiatan-kegiatan untuk mengejar atau mecapai Adipura karena TPA adalah satu kesatuan dengan kegiatan lainnya.
“selain bertujuan untuk perteduhan dan penghijauan di lingkungan TPA penanaman pohon juga menunjukkan kepedulian bahwa lingkungan TPA bukan hanya untuk pengolahan akhir limbah sampah tetapi juga harus ada keasrian terhadap lingkungan, selain penghijauan yang cukup memadai juga ada kolam-kolam yang bisa dimanfaatkan untuk dampak positif lainnya misalnya seperti budi daya ikan.” Ungkapnya.

Masih ditempat yang sama ia juga menyampaikan bahwa untuk kedepannya TPA akan semakin dilengkapi serta dibenahi untuk memenuhi standar-standar pengolahan akhir dari sampah tersebut, yang mana nantinya sampah tersebut dapat didaur ulang untuk meningkatkan industri seperti pengolahan pupuk untuk kesuburan tanaman.
Ia juga berpesan agar penanaman pohon untuk penghijauan tersebut dapat berkesinambungan disemua tempat diwilayah Kota Kapuas demi keteduhan, kesejukan serta keindahan Kota dengan harapan tanaman tersebut dapat dipelihara serta dirawat demi kesuburan dan pertumbuhan pohon tersebut bukan tanam buang.

“Tujuan sementara dalam kegiatan ini memang mengejar adipura tetapi tujuan akhirnya adalah perencanaan yang holistik dan komprehensip yang mana sampah-sampah yang dikumpulkan akan diolah sedemikian rupa sehingga dapat dimanfaatkan, sampah adalah tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga masyarakat sehingga budaya bersih ditanamkan sejak dini, oleh karna itu anak-anak sekolah serta para pelajar dibentuk semacam duta-duta lingkungan dan kebersihan yang lebih dikenal dengan sebutan duta sanitasi yang ada di sekolah-sekolah untuk membentuk dan mengenalkan pentingnya kebersihan dilingkungannya sehingga sadar bahwa kebersihan adalah bagian dari pandangan hidup dan tanggung jawab setiap orang yang mana tujuan akhir dari kebersihan itu bisa menjadi sehat.” Lanjutnya.

Ditambahkan oleh Kadis PU bahwa Perubahan open damping ke sanitari sudah ada pasilitas dan penunjangan peralatan yang sudah siap untuk di fungsikan tahun ini serta untuk kedepannnya ia berharap TPA tersebut dapat memenuhi standar dalam pengolahan sampah yang terakhir. (Angga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here